Harga Emas Antam Terkoreksi, Potensi Rebound Pekan Depan
Bacatrend, Jakarta — Harga emas batangan Antam sepanjang sepekan terakhir mengalami penurunan signifikan setelah sempat mencetak rekor tertinggi di akhir tahun 2025. Berdasarkan data resmi, harga emas per gram turun dari Rp2.605.000 pada 27 Desember 2025 menjadi Rp2.488.000 pada 3 Januari 2026. Penurunan ini juga tercermin pada harga pecahan 0,5 gram yang melemah dari Rp1.352.500 menjadi Rp1.294.000.
Koreksi harga emas dipicu oleh beberapa faktor global dan domestik. Penguatan dolar Amerika Serikat serta ekspektasi penurunan inflasi membuat investor beralih ke aset berisiko, sementara nilai tukar Rupiah yang relatif stabil tidak memberikan dorongan tambahan bagi harga emas. Secara teknikal, aksi ambil untung (profit-taking) setelah reli panjang di akhir tahun turut menekan harga.
Meski demikian, analis memperkirakan harga emas berpotensi bergerak sideways dengan peluang rebound moderat dalam sepekan mendatang. Harga diperkirakan berada di kisaran Rp2.450.000 – Rp2.500.000 per gram. Ketidakpastian global, terutama terkait data ekonomi Amerika Serikat dan dinamika geopolitik, akan menjadi faktor penentu arah pergerakan emas.
Bagi investor, momentum beli dapat dipertimbangkan di level Rp2.480.000 – Rp2.490.000 per gram dengan target jual mendekati Rp2.520.000. Sementara itu, menyimpan sebagian portofolio dalam bentuk emas tetap disarankan sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi global.
Setelah reli akhir tahun, harga emas kini memasuki fase konsolidasi. Pekan depan, emas berpotensi stabil dengan peluang rebound jika ketidakpastian global meningkat.












Tinggalkan Balasan