Harga Emas Hari Ini Anjlok, Antam Turun Rp20 Ribu Jadi Rp2,819 Juta per Gram
Bacatrend, Jakarta – Harga emas batangan di pasar domestik mengalami penurunan pada perdagangan hari ini. Emas produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam tercatat anjlok Rp20.000 per gram menjadi Rp2.819.000 dari sebelumnya Rp2.839.000 per gram.
Penurunan harga tersebut mengikuti pergerakan emas global yang dalam beberapa hari terakhir mengalami tekanan akibat penguatan dolar Amerika Serikat dan meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga bank sentral AS atau The Federal Reserve.
Selain harga jual, nilai buyback atau harga pembelian kembali emas Antam juga ikut terkoreksi. Kondisi ini membuat investor mulai mencermati peluang pembelian di tengah pelemahan harga logam mulia.
Sementara itu, produk emas lain yang dipasarkan melalui PT Pegadaian juga mengalami pergerakan variatif. Harga emas UBS ukuran 1 gram berada di kisaran Rp2,89 juta. Sedangkan emas Galeri24 ukuran yang sama diperdagangkan sekitar Rp2,83 juta.
Pergerakan harga emas domestik dinilai masih dipengaruhi sentimen global, terutama terkait arah kebijakan moneter Amerika Serikat, ketegangan geopolitik, serta kondisi ekonomi dunia yang belum stabil. Dalam situasi tersebut, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati karena dianggap mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
Meski mengalami penurunan cukup tajam hari ini, sejumlah analis menilai koreksi harga emas masih tergolong wajar setelah sebelumnya mencatat reli tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Investor jangka panjang disebut cenderung memanfaatkan penurunan harga sebagai momentum akumulasi pembelian.
Di sisi lain, masyarakat diingatkan untuk memperhatikan selisih harga jual dan buyback sebelum melakukan transaksi emas. Selisih tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menghitung potensi keuntungan investasi, khususnya untuk transaksi jangka pendek.
Berikut rincian harga emas hari ini:
Antam 1 gram: Rp2.819.000
UBS 1 gram: sekitar Rp2,89 juta
Galeri24 1 gram: sekitar Rp2,83 juta
Pelaku pasar memperkirakan pergerakan harga emas dalam waktu dekat masih akan fluktuatif seiring perkembangan ekonomi global dan pergerakan nilai tukar dolar AS. Jika tekanan global berlanjut, harga emas berpotensi kembali mengalami koreksi. Namun, permintaan terhadap logam mulia diperkirakan tetap tinggi karena dinilai menjadi aset aman di tengah ketidakpastian pasar keuangan.











Tinggalkan Balasan