Harga Emas Melemah di Pekan Ketiga November 2025
Bacatrend, Jakarta – Harga emas di Indonesia sepanjang pekan ketiga November 2025 bergerak melemah, mencerminkan tekanan dari pasar global yang membuat logam mulia kehilangan sebagian daya tariknya sebagai aset aman.
PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatat penurunan harga jual emas batangan 1 gram sebesar Rp7.000 menjadi Rp2.341.000, sementara harga buyback terkoreksi ke Rp2.202.000 per gram.
Pegadaian Galeri 24 juga mengalami pelemahan, dengan harga emas pecahan 1 gram turun ke Rp2.389.000. Sebaliknya, emas UBS relatif stabil, bahkan pecahan 0,5 gram naik tipis ke Rp1.300.000.
Di pasar perhiasan daerah, harga emas tetap bertahan. Di Aceh, emas perhiasan 99,5% masih berada di Rp7.350.000 per mayam, sedangkan emas 97% bertahan di Rp7.150.000 per mayam.
Muhammad Syirajullah, pemilik Toko Emas Berkat Jasa Sejahtera di Langsa, menuturkan, “Sampai penghujung pekan ini harga emas perhiasan tetap stagnan.” Stabilitas ini menunjukkan permintaan konsumsi domestik yang kuat, berbeda dengan tren investasi yang tertekan.
Pelemahan harga emas di Indonesia sejalan dengan tren global. Pikiran Rakyat menulis, “Logam mulia tak jadi aset aman investasi?” sebagai refleksi atas melemahnya minat investor terhadap emas. Tekanan dari penguatan dolar AS dan ekspektasi suku bunga membuat emas kehilangan momentum sebagai instrumen lindung nilai.
Secara keseluruhan, pelemahan harga emas batangan menandakan potensi kerugian jangka pendek bagi investor, sementara pasar perhiasan tetap menunjukkan daya tahan. Kondisi ini menegaskan adanya segmentasi antara emas sebagai instrumen investasi dan emas sebagai komoditas konsumsi, dengan arah pergerakan yang berbeda di tengah dinamika ekonomi global.











Tinggalkan Balasan