Harga Emas Menguat, Antam Naik Rp27 Ribu di Tengah Ketegangan Global AS–Venezuela
Bacatrend, SURABAYA – Harga emas batangan di pasar domestik kembali menguat seiring meningkatnya tensi geopolitik global. Pada perdagangan terbaru, harga emas Antam tercatat naik Rp27.000 menjadi Rp2.515.000 per gram, didorong meningkatnya permintaan aset aman (safe haven).
Penguatan harga emas terjadi di tengah kekhawatiran pasar global menyusul memanasnya hubungan Amerika Serikat dan Venezuela. Ketegangan geopolitik tersebut memicu ketidakpastian ekonomi dunia, sehingga investor cenderung mengalihkan dananya ke instrumen yang dianggap lebih aman, seperti emas.
Selain Antam, harga emas di Pegadaian untuk produk UBS dan Galeri24 juga terpantau bergerak menguat mengikuti tren pasar global. Emas UBS naik secara bertahap dan diperdagangkan di kisaran Rp2,45 juta–Rp2,48 juta per gram, sementara Galeri24 berada di rentang Rp2,44 juta–Rp2,47 juta per gram, tergantung ukuran dan lokasi penjualan.
Analis menilai, eskalasi konflik geopolitik berpotensi menjaga harga emas tetap tinggi.
Selain faktor perang dan ketegangan politik, sikap bank sentral global yang masih berhati-hati terhadap inflasi serta ketidakpastian arah suku bunga turut memperkuat daya tarik emas.
Sejumlah lembaga keuangan global, termasuk UBS, sebelumnya juga menyampaikan pandangan positif terhadap prospek emas dalam jangka menengah.
Emas dinilai tetap relevan sebagai instrumen lindung nilai di tengah volatilitas pasar keuangan dan risiko geopolitik yang belum mereda.
Dengan kondisi tersebut, harga emas domestik diperkirakan masih berpeluang bergerak fluktuatif namun cenderung menguat, selama ketidakpastian global dan tensi geopolitik internasional masih berlangsung.











Tinggalkan Balasan