Bacatrend, Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) sepanjang pekan terakhir Desember 2025 mencatat tren penguatan yang konsisten. Dari posisi Rp2.491.000 per gram pada 20 Desember, harga terus bergerak naik dan menutup pekan pada 27 Desember di level Rp2.605.000 per gram. Kenaikan Rp114.000 dalam sepekan ini sekaligus menandai rekor tertinggi sepanjang masa.

Pergerakan harga sempat stabil di kisaran Rp2.576.000 per gram pada 22–25 Desember, sebelum kembali menguat pada 26 Desember di level Rp2.589.000. Momentum bullish berlanjut hingga akhir pekan, dengan pencapaian Rp2.605.000 per gram yang menjadi titik psikologis baru bagi pasar emas domestik.

Kenaikan harga emas dipicu oleh kombinasi faktor global dan domestik. Ketidakpastian ekonomi dunia serta kebijakan suku bunga mendorong investor beralih ke aset aman, sementara permintaan dalam negeri meningkat menjelang libur panjang akhir tahun. Efek psikologis dari rekor harga juga memperkuat minat beli masyarakat, terutama investor ritel.

Meski demikian, harga buyback emas Antam tercatat Rp2.464.000 per gram, menunjukkan selisih yang cukup lebar dibanding harga jual. Kondisi ini menjadi perhatian bagi investor jangka pendek karena potensi risiko jika melakukan penjualan cepat.









Dengan pencapaian di atas Rp2,6 juta per gram, emas kembali menegaskan perannya sebagai instrumen lindung nilai yang diminati. Namun volatilitas harga dan biaya transaksi tetap menjadi faktor penting yang harus diperhitungkan agar investasi emas tidak berujung pada kerugian mendadak.