Harga Emas Sepekan Banyak Koreksi, Tapi Masih Tinggi
Bacatrend, Surabaya — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) selama sepekan terakhir menunjukkan pergerakan fluktuatif. Harga logam mulia sempat menguat di pertengahan pekan sebelum akhirnya kembali terkoreksi pada akhir periode perdagangan.
Pada awal pekan, harga emas Antam berada di kisaran Rp3,04 juta per gram. Pada 5 Maret 2026, harga tercatat naik tipis Rp4.000 menjadi sekitar Rp3.049.000 per gram setelah sebelumnya mengalami tekanan penurunan.
Namun tren penguatan tersebut tidak berlangsung lama. Pada perdagangan berikutnya, harga emas kembali terkoreksi ke sekitar Rp3.024.000 per gram. Penurunan ini terjadi seiring dinamika pasar global yang masih dipengaruhi pergerakan dolar Amerika Serikat serta kebijakan suku bunga bank sentral dunia.
Memasuki pertengahan pekan, harga emas kembali menguat cukup signifikan. Pada 7 Maret 2026, harga emas Antam tercatat naik sekitar Rp35.000 sehingga mencapai Rp3.059.000 per gram. Kenaikan ini menjadi salah satu penguatan harian terbesar dalam beberapa hari terakhir.
Meski demikian, penguatan tersebut tidak bertahan lama. Pada awal pekan berikutnya, harga emas kembali mengalami penurunan tajam. Pada 9 Maret 2026, harga emas Antam tercatat turun sekitar Rp55.000 menjadi sekitar Rp3.004.000 per gram.
Selain harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas oleh Antam juga mengalami perubahan selama periode tersebut. Dalam sepekan terakhir, harga buyback tercatat bergerak di kisaran Rp2,75 juta hingga Rp2,82 juta per gram.
Pergerakan harga emas domestik umumnya dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain harga emas dunia, pergerakan nilai tukar dolar AS, serta sentimen pasar terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Secara keseluruhan, harga emas selama sepekan terakhir bergerak dalam rentang sekitar Rp3,02 juta hingga Rp3,05 juta per gram. Fluktuasi tersebut mencerminkan dinamika pasar logam mulia yang masih sensitif terhadap perkembangan ekonomi global.
Meski sempat mengalami koreksi di akhir periode perdagangan, harga emas masih berada pada level relatif tinggi, sehingga tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat.












Tinggalkan Balasan