Harga Pangan Strategis Naik Jelang Tahun Baru: Cabai Rawit Tembus Rp69.750, Telur Ayam Rp33.000
Bacatrend, Jakarta – Menjelang pergantian tahun, harga sejumlah komoditas pangan strategis nasional mengalami kenaikan. Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp69.750 per kilogram, sementara telur ayam ras dijual seharga Rp33.000 per kilogram di tingkat pedagang eceran.
Selain dua komoditas tersebut, PIHPS juga mencatat harga bawang merah sebesar Rp51.250 per kilogram dan bawang putih Rp40.350 per kilogram. Data ini dirilis pada Selasa (30/12) pukul 08.25 WIB dan mencerminkan kondisi pasar nasional menjelang akhir tahun.
Kenaikan harga pangan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, di antaranya cuaca ekstrem yang mengganggu distribusi, peningkatan permintaan menjelang libur tahun baru, serta fluktuasi biaya logistik dan pakan ternak. Di beberapa wilayah, harga komoditas bahkan tercatat lebih tinggi dari rata-rata nasional.
Di Maluku Utara, misalnya, harga cabai rawit merah sempat menyentuh Rp95.000 per kilogram, sementara bawang merah dijual Rp68.750 dan bawang putih Rp55.000 per kilogram. Di Kendari, harga telur ayam ras tercatat Rp36.850 per kilogram, menunjukkan adanya disparitas harga antar daerah.
Kondisi ini berpotensi mendorong inflasi pangan di awal tahun 2026. Pemerintah dan Bank Indonesia diperkirakan akan mengambil langkah stabilisasi, seperti operasi pasar dan penguatan distribusi antar wilayah, guna menjaga daya beli masyarakat dan kelancaran pasokan.
Kenaikan harga pangan strategis ini menjadi perhatian utama menjelang momen konsumsi tinggi, seperti tahun baru dan Ramadan. Pemerintah daerah diimbau untuk meningkatkan koordinasi dan pengawasan pasar guna mencegah lonjakan harga yang lebih tajam.
Saya bisa bantu menyusun infografis tren harga pangan nasional dan regional untuk mendukung peliputan visual atau laporan kebijakan.












Tinggalkan Balasan