Pasar Kripto Melemah, Bitcoin dan Ethereum Sentuh Level Terendah Dua Pekan
Bacatrend, Jakarta – Pasar aset kripto kembali mengalami tekanan pada Rabu (21/1/2026) seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik global. Ancaman tarif terbaru dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Denmark terkait isu Greenland membuat investor memilih strategi aman dengan mengurangi kepemilikan aset berisiko.
Data perdagangan menunjukkan Bitcoin (BTC) turun ke kisaran USD 88.983, sementara Ethereum (ETH) melemah ke sekitar USD 2.964. Kedua aset kripto utama tersebut menyentuh level terendah dalam lebih dari dua pekan terakhir. Penurunan ini turut menyeret kapitalisasi pasar kripto global menjadi sekitar USD 2,71 triliun, dari hampir USD 3 triliun pada pekan sebelumnya.
Situasi geopolitik yang tidak menentu memicu kekhawatiran pasar bahwa konflik ekonomi dapat meluas dan berdampak pada stabilitas global. Investor pun memilih menahan dana di aset aman seperti emas dan obligasi, sementara tekanan jual di pasar kripto masih kuat.
Analis menilai, meski kripto sering dianggap sebagai aset alternatif, volatilitas tinggi membuat investor cepat keluar saat risiko global meningkat. Jika ketegangan tarif berlanjut, pasar kripto diperkirakan akan menghadapi konsolidasi lebih panjang sebelum ada katalis positif. Namun, Bitcoin dinilai masih memiliki peluang rebound jika mampu bertahan di atas support psikologis USD 85.000, sementara Ethereum membutuhkan dukungan dari aktivitas staking dan pembelian institusional untuk kembali stabil.
Dengan kondisi ini, pasar kripto memasuki fase defensif. Investor global menunggu kepastian kebijakan sebelum kembali masuk ke aset berisiko, sementara tekanan geopolitik terus menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan harga.












Tinggalkan Balasan