Pemerintah Siapkan Penjelasan atas Outlook Negatif Moody’s
Bacatrend, Jakarta — Pemerintah akan memberikan penjelasan komprehensif mengenai kondisi perekonomian nasional melalui forum Indonesia Economic Outlook pada Jumat (13/2). Langkah ini diambil menyusul keputusan lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service yang menurunkan outlook kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran pemerintah menyiapkan penjelasan lebih lengkap kepada publik dan pelaku ekonomi.
“Bapak Presiden tadi meminta agar kita membuat penjelasan yang lebih lengkap dalam bentuk serasehan ekonomi, yaitu Indonesia Economic Outlook yang akan diselenggarakan pada hari Jumat nanti,” kata Airlangga.
Dalam forum tersebut, pemerintah akan memaparkan posisi perekonomian nasional, strategi menjaga stabilitas fiskal, serta berbagai program unggulan yang tengah dijalankan. Penjelasan ini diharapkan dapat meredakan kekhawatiran pasar setelah Moody’s menyoroti risiko fiskal akibat peningkatan belanja pemerintah dan lemahnya basis penerimaan negara.
Bank Indonesia menegaskan outlook negatif tidak mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia. Pertumbuhan ekonomi 2025 tercatat 5,1 persen dengan inflasi 2,92 persen, sementara proyeksi 2026 tetap berada di kisaran 5,1 persen. BI juga menilai sistem keuangan nasional solid dengan ketahanan modal perbankan yang kuat.
Meski outlook diturunkan, Moody’s tetap mempertahankan peringkat utang jangka panjang Indonesia di level Baa2, yang masih masuk kategori investment grade. Pemerintah menekankan bahwa defisit fiskal tetap terjaga sesuai aturan dan fokus diarahkan pada penguatan sektor riil serta belanja awal tahun.












Tinggalkan Balasan