Perkuat Konsilidasi Galangan Nasional, PT PAL Indonesia Gandeng PT IKI Bangun Kapal Pinisi Sulsel
Bacatrend, Surabaya – PT PAL Indonesia menunjukkan langkah nyata dalam menjalankan konsolidasi galangan kapal nasional melalui kolaborasi strategis bersama PT Industri Kapal Indonesia (Persero) atau PT IKI. Sinergi tersebut diwujudkan melalui pembangunan kapal Pinisi serbaguna atau multi-purpose pesanan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Kolaborasi itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, dan Plt Direktur Utama PT IKI, Suhan Ikhsan, di Makassar, Sabtu (25/04).
Kaharuddin menegaskan kolaborasi antara PT PAL dan PT IKI merupakan implementasi awal peran PT PAL sebagai National Consolidator galangan kapal yang merupakan perintah dari Danantara untuk memperkuat kolaborasi antar-galangan nasional dalam satu ekosistem industri.
Dalam proyek pembangunan kapal Pinisi serbaguna tersebut, PT PAL bertugas memastikan standar material, pengendalian mutu, dan quality assurance berjalan sesuai kebutuhan proyek. Sementara PT IKI berfokus pada pembangunan fisik kapal.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa industri galangan nasional dapat tumbuh bersama serta menghasilkan produk berkualitas. Dan tentunya ekosistem industri komponen juga ikut tumbuh”, tegas Kaharuddin.
Sementara itu, Suhan Ikhsan memastikan PT IKI akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaik demi kelancaran dan kesuksesan proyek. Ia juga mengapresiasi langkah PT PAL yang telah melibatkan PT IKI dalam upaya konsolidasi galangan kapal nasional.
“Semoga melalui proyek ini, sharing teknologi dan sharing knowledge dapat berjalan secara optimal. Sehingga di bawah kepemimpinan PAL, seluruh galangan kapal nasional, khsusunya IKI dapat terus bertumbuh dan berkontribusi bagi terwujudnya kedaulatan maritim Indonesia,” ujar Suhan Ikhsan.

Sebagai informasi, pada Sabtu (25/04), PT PAL Indonesia menandatangani kontrak dengan Pemerintah Provinsi Selatan untuk pembangunan kapal Pinisi serbaguna. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod bersama perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel, Muhammad Ilyas, yang disaksikan oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.
Kapal Pinisi serbaguna ini dirancang memiliki panjang 52 meter dengan kapasitas akomodasi hingga 140 orang. Desain kapal mengadopsi karakteristik kapal Pinisi yang dipadukan dengan teknologi modern untuk mendukung berbagai fungsi pelayanan.
Selain sebagai sarana transportasi antarpulau, kapal juga dilengkapi tangki bahan bakar berkapasitas besar guna mendukung distribusi BBM subsidi ke wilayah terpencil.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan kapal tersebut akan menjadi penghubung utama konektivitas antarpulau di wilayah Sulawesi Selatan.
“Kapal ini akan menjadi penghubung utama konektivitas antarpulau di wilayah Sulawesi Selatan,” terang Andi Sudirman.








Tinggalkan Balasan