Arti Tulisan Pada Senjata AirSoft gun yang Ditemukan di SMA Negeri 72 Jakarta
Bacatrend, JAKARTA — Polisi menemukan dua senjata mainan jenis airsoft gun di lokasi ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, pada Jumat (7/11).
Senjata tersebut memicu kekhawatiran karena bertuliskan nama-nama pelaku teror internasional, termasuk Brenton Tarrant dan Alexandre Bissonnette.
Ledakan yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB menyebabkan 54 orang mengalami luka ringan akibat kepanikan. Polisi menyatakan bahwa senjata yang ditemukan bukan senjata api sungguhan, melainkan airsoft gun yang dimodifikasi. Namun, keberadaan tulisan-tulisan yang mengglorifikasi pelaku penembakan massal membuat kasus ini mendapat perhatian serius.
Pakar terorisme Ridlwan Habib menyebut bahwa pola ini menyerupai estetika kekerasan yang digunakan dalam penembakan masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada 2019. Dalam insiden tersebut, pelaku Brenton Tarrant menuliskan nama-nama teroris lain di senjatanya dan menyiarkan aksinya secara langsung dengan sudut pandang mirip game first-person shooter.
“Ini bukan sekadar mainan. Ada simbolisme yang berbahaya di baliknya,” ujar Ridlwan.
Ia menambahkan bahwa penggunaan nama-nama pelaku teror global menunjukkan kemungkinan pelaku terpapar narasi ekstremis melalui media daring atau budaya pop kekerasan.
Polisi masih menyelidiki motif pelaku dan asal-usul senjata tersebut. Dugaan sementara mengarah pada keterlibatan siswa sekolah, namun belum ada tersangka yang diumumkan secara resmi.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan akan memperketat pengawasan terhadap konten digital yang dikonsumsi siswa serta memperkuat pendidikan literasi media di sekolah-sekolah.











Tinggalkan Balasan