Casis TNI Meninggal Saat Pendidikan Di Bandung
Bacatrend, Bandung – Muhammad Dehan, calon siswa Bintara TNI Angkatan Darat asal Kota Ternate, Maluku Utara, meninggal dunia saat mengikuti pendidikan militer di Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Cipatat, Bandung, Jawa Barat. Dehan, yang baru berusia 19 tahun, diduga meninggal setelah terjatuh di kamar mandi.
Jenazah Dehan tiba di rumah duka di Lingkungan Jan, Kelurahan Tabona, Kecamatan Ternate Selatan, pada Selasa pagi. Kedatangannya disambut tangis histeris keluarga dan para pelayat. Sang ayah, Rusli Sahrun, mengaku syok berat saat menerima kabar duka dari petugas Pusdikif. “Mereka kasih tahu bahwa ada kabar duka atas nama M. Dehan,” ujar Rusli, yang tak menyangka putra keduanya akan berpulang secepat itu.
Dehan diketahui sedang menjalani pendidikan pertama sebagai calon Bintara TNI AD dan dijadwalkan akan dilantik pada 7 September 2025. Menurut Brigjen TNI Zaiful Rakhman, Komandan Pusdikif, Dehan adalah siswa Dikmaba yang jatuh sakit dalam perjalanan pendidikan dan akhirnya meninggal dunia. “Kami mewakili Pusdikif TNI AD, mewakili Bapak Kasad. Saya sebagai Danpusdikif, di sini saya bawa Dansadikif Dikmaba,” kata Zaiful saat mengantar jenazah ke rumah duka.
Keluarga berharap agar pihak Pusdikif memberikan penjelasan terbuka mengenai kronologi dan penyebab kematian Dehan. Pamannya, Jimli Karim, menyatakan bahwa keluarga sangat berharap jenazah segera dipulangkan dan prosesnya dilakukan dengan transparan. “Harapan kami dari pusat pendidikan itu terbuka juga ke kami soal kepulangan anak kami,” ujarnya.
Kepergian Dehan menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Ternate. Cita-citanya untuk menjadi prajurit TNI pupus di tengah jalan, meninggalkan harapan yang belum sempat terwujud. Kini, keluarga hanya bisa mengenang semangat dan tekadnya yang besar untuk mengabdi pada negara.











Tinggalkan Balasan