Daftar Nama Pejabat Baru Hasil Reshuffle Kabinet Jilid II Presiden Prabowo
Bacatrend, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih dalam reshuffle jilid II yang digelar di Istana Negara, Rabu siang. Dua kursi menteri yang sebelumnya kosong resmi terisi, sementara sejumlah wakil menteri dan pejabat tinggi turut dilantik untuk memperkuat kinerja pemerintahan.
Dalam pelantikan yang berlangsung khidmat, Prabowo menunjuk Djamari Chaniago, purnawirawan jenderal TNI dan mantan Pangkostrad, sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam). Sementara Erick Thohir, mantan Menteri BUMN dan Ketua Umum PSSI, dipercaya mengisi posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Selain dua menteri, Presiden juga melantik sejumlah wakil menteri dan pejabat strategis, di antaranya:
Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan
Farida Faricha sebagai Wakil Menteri Koperasi
Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan
Sarah Sadiqa sebagai Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)
Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
Sonny Sanjaya dan Naniek S. Dayang sebagai Wakil Kepala Badan Geospasial Nasional
Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri
Muhammad Qodari sebagai Kepala Staf Presiden
Kepala BPPIK, Aris Marsudiyanto, menyatakan bahwa reshuffle ini merupakan hak prerogatif Presiden. “Beliau akan mencari putra terbaik bangsa tanpa pandang bulu,” ujarnya kepada media.
Penunjukan Erick Thohir sebagai Menpora dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat sektor olahraga dan kepemudaan, mengingat rekam jejaknya di dunia olahraga nasional. Sementara kehadiran Djamari Chaniago di Menko Polkam dipandang sebagai sinyal penguatan pendekatan keamanan dan stabilitas politik.
Reshuffle ini juga menunjukkan inklusi generasi muda dan perempuan dalam birokrasi, seperti terlihat dari pelantikan Farida Faricha dan Sarah Sadiqa. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya Presiden Prabowo untuk menyegarkan struktur pemerintahan dan menjawab tantangan pembangunan ke depan.
Pelantikan ini merupakan lanjutan dari reshuffle sebelumnya yang dilakukan pada 8 September 2025, dan diperkirakan akan diikuti dengan evaluasi kinerja kementerian dalam beberapa bulan ke depan.











Tinggalkan Balasan