Bacatrend, Jateng – Drama pelarian Anggun Tyas, sopir mobil operasional Bank Jateng Cabang Wonogiri, akhirnya berakhir di Dusun Pejanten, Kalurahan Giriwungu, Kapanewon Panggang, Gunungkidul. Pria yang juga dikenal dengan nama Dwi itu ditangkap oleh tim gabungan Polresta Surakarta dan Polsek Panggang pada Senin dini hari, 8 September 2025, sekitar pukul 04.00 WIB, saat tengah tertidur di rumah yang baru dibelinya dari hasil kejahatan.

Kasus ini bermula dari pengambilan dana besar di Bank Jateng Cabang Solo untuk dibawa ke Wonogiri. Dalam mobil operasional tersebut terdapat tiga orang: seorang teller, seorang anggota polisi pengawal, dan Anggun sebagai sopir. Saat teller masih berada di dalam bank untuk mengambil tambahan dana Rp1 miliar dan polisi pengawal pergi ke toilet, Anggun memanfaatkan momen tersebut untuk melarikan mobil berisi uang Rp10 miliar.

Rekaman CCTV menunjukkan mobil meninggalkan lokasi sekitar pukul 12.20 WIB. Sejak saat itu, Anggun menjadi buronan. Ia sempat meninggalkan mobil operasional di Karanganyar dan berpindah lokasi hingga akhirnya menetap di Gunungkidul. Di sana, ia membeli sebuah rumah sederhana seharga Rp140 juta, yang baru dibayar separuhnya. Selain rumah, uang hasil kejahatan juga digunakan untuk membeli mobil Daihatsu Ayla, dua sepeda motor, perabot rumah tangga, dan beberapa handphone.

Penangkapan Anggun terjadi setelah warga setempat mulai curiga dengan kehadiran beberapa orang asing di lingkungan mereka. Sinto, warga yang merawat rumah milik saudaranya, mengaku melihat tiga orang datang sejak Jumat lalu untuk melihat-lihat rumah tersebut. Kecurigaan warga menjadi kunci awal pengungkapan lokasi persembunyian pelaku.









Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, membenarkan penangkapan tersebut dan menyatakan bahwa pelaku utama telah diamankan. “Alhamdulillah, dari Polresta Surakarta sudah menangkap pelaku utama di daerah Panggang, Gunungkidul Selatan, pukul 04.00 pagi tadi,” ujarnya.

Polisi juga menyita tiga karung berisi uang tunai yang diduga berasal dari hasil kejahatan, serta dua mobil sebagai barang bukti. Pemeriksaan terhadap Anggun masih berlangsung, dan penyelidikan lanjutan dilakukan untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.