Bacatrend, Sumenep — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Selasa malam (30/9) pukul 23.49 WIB. Guncangan dirasakan luas hingga Surabaya, Bali, dan Lombok, memicu kepanikan warga dan menyebabkan kerusakan ringan di sejumlah titik.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut, sekitar 50 km tenggara Sumenep, dengan kedalaman 11 km. Gempa tergolong tektonik dangkal dan tidak berpotensi tsunami.

“Gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif bawah laut. Masyarakat diminta tetap tenang dan waspada terhadap gempa susulan,” ujar Kepala Pusat Gempa BMKG, Daryono.

Dampak dan Kerusakan
Guncangan terkuat dirasakan di Pulau Sapudi dengan intensitas V–VI MMI, menyebabkan dinding rumah warga retak dan puing berserakan. Di Kecamatan Gayam, Nonggunong, Talango, dan Saronggi, sedikitnya empat rumah dilaporkan rusak ringan.









Sementara itu, guncangan sedang (III–IV MMI) dirasakan di wilayah Pamekasan, Sumenep, dan Surabaya. Warga berhamburan keluar rumah, sebagian memilih bermalam di luar bangunan.

Gempa Susulan dan Imbauan
BMKG mencatat setidaknya 13 gempa susulan dalam waktu dua jam setelah gempa utama, dengan magnitudo antara 2,7 hingga 4,3. BNPB dan BPBD telah melakukan kaji cepat dan pemantauan lapangan.