Bacatrend, Jakarta — Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan bahwa peluang pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri sangat terbuka. Meski belum ada kepastian waktu dan tempat, Muzani optimistis pertemuan tersebut akan segera terwujud.

“Saya belum tahu, tapi insyaallah akan segera ketemu,” ujar Muzani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/6/2025).

Muzani menambahkan bahwa tidak diperlukan forum khusus untuk mempertemukan kedua tokoh nasional tersebut. Menurutnya, berbagai momentum bisa menjadi ajang pertemuan keduanya. “Ketemu itu kan ada banyak momentum yang bisa mempertemukan. Tidak harus keduanya bertemu dalam tempat yang disetujui,” jelasnya.

Sejak Pilpres 2024, hubungan antara Gerindra dan PDIP menjadi sorotan publik, terutama karena PDIP belum secara resmi menyatakan sikap apakah akan bergabung dalam pemerintahan Prabowo-Gibran atau tetap berada di luar koalisi. Pertemuan antara Prabowo dan Megawati dinilai penting untuk menjembatani komunikasi politik ke depan.









Sebagai informasi, Prabowo dan Megawati terakhir kali bertemu dalam dua kesempatan penting: pertama, dalam silaturahmi Idulfitri di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta, pada 7 April 2025; dan kedua, saat peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, pada 2 Mei 2025.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak PDIP terkait waktu pasti pertemuan tersebut. Namun, sejumlah elite partai menyebut bahwa komunikasi antara kedua belah pihak tetap berjalan dan tinggal menunggu momentum yang tepat.