Polisi Mulai Selidiki Insiden Runtuhnya Bangunan Musala Al Khoziny di Sidoarjo
Bacatrend, SURABAYA — Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) resmi memulai proses penyelidikan atas insiden runtuhnya bangunan musala di kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Langkah ini diambil setelah tim Disaster Victim Identification (DVI) menyelesaikan tahap awal identifikasi korban.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyatakan bahwa institusinya telah mengantongi instruksi langsung dari Kapolda untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut secara hukum. “Kami sudah memulai penyelidikan dan akan melanjutkan ke tahap penyidikan setelah semua data pendukung terkumpul,” ujarnya.
Tim DVI masih bekerja intensif untuk memastikan seluruh jenazah korban dapat dikenali dan diserahkan kepada keluarga. Jules meminta masyarakat bersabar dan memberi ruang bagi tim untuk menyelesaikan tugasnya secara maksimal.
Sementara itu, proses evakuasi di lokasi telah dinyatakan selesai oleh Basarnas. Fokus kini bergeser ke identifikasi lanjutan dan pemeriksaan teknis bangunan. “Kami sedang mengambil sampel material seperti beton dan tulangan untuk dianalisis. Ini bagian dari upaya mengungkap penyebab runtuhnya bangunan,” jelas Jules.
Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan penanganan dilakukan secara profesional dan bertahap, serta mengajak semua pihak untuk mendukung proses hukum yang sedang berjalan. “Kami ingin memastikan bahwa penegakan hukum berjalan optimal dan transparan,” tutupnya.











Tinggalkan Balasan