Rumah Layak untuk Semua: Presiden Prabowo Luncurkan Terobosan Perumahan Rakyat
Bacatrend, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahannya berkomitmen penuh menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara akad kredit massal dan serah terima kunci rumah subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang digelar di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Sebanyak 26 ribu unit rumah subsidi diserahkan dalam kegiatan tersebut, yang menjadi bagian dari program perumahan rakyat terbesar sepanjang sejarah. Pemerintah juga meluncurkan sejumlah kebijakan pendukung, seperti pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk MBR, percepatan dan pembebasan biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta peningkatan kuota FLPP dari 220 ribu menjadi 350 ribu unit.
Presiden Prabowo memastikan bahwa suku bunga FLPP tetap berada di angka 5 persen, tanpa kenaikan. Menurutnya, kebijakan ini merupakan bukti nyata keberpihakan negara terhadap rakyat kecil.
Dalam acara tersebut, Presiden berdialog langsung dengan sejumlah penerima manfaat dari berbagai daerah melalui sambungan virtual. Salah satunya adalah Ikhsan dari Aceh, yang menyampaikan rasa syukur karena akhirnya memiliki rumah sendiri. “Alhamdulillah sehat Pak,” ucap Ikhsan, yang kemudian disambut hangat oleh Presiden, “Alhamdulillah, saya senang saudara akhirnya punya rumah. Mampu ya bayar cicilannya?” Ikhsan menjawab, “InsyaAllah Pak, alhamdulillah mampu.”
Dari Papua, Ibu Marwah yang bekerja sebagai petugas kebersihan, mengungkapkan kebahagiaannya setelah menandatangani akad kredit. Sementara itu, seorang penerima manfaat dari Ternate menyampaikan kepuasannya atas kualitas rumah yang diterima. “Alhamdulillah aman, bagus, nyaman,” ujarnya.
Kisah lain datang dari Stefanus, guru honorer asal Labuan Bajo, NTT, yang memilih memiliki rumah sebelum menikah. Presiden Prabowo mengapresiasi keputusan tersebut sebagai bentuk perencanaan hidup yang matang.
Menutup dialog, Presiden kembali menegaskan bahwa perjuangan pemerintah adalah untuk memastikan seluruh rakyat memiliki tempat tinggal yang layak dan penghasilan yang cukup. “Ini perjuangan kita bersama. Semoga harapan dan cita-cita kalian semua bisa tercapai,” tutupnya.











Tinggalkan Balasan