Sah! Megawati Akhirnya Resmi Ikat Janji Suci Di Pelaminan, Bulan Madu Dimana?
Bacatrend, Jember – Pada Jumat siang yang teduh di Jember, di bawah langit yang seolah turut merestui, Megawati Hangestri Pertiwi resmi mengucap janji suci.
Atlet voli nasional yang selama ini dikenal sebagai “Megatron” di lapangan, kini melayangkan smash paling sakral dalam hidupnya—menuju pelaminan bersama kekasih hatinya, Dio Novandra, atlet finswimming Indonesia.
Momen itu bukan sekadar ijab kabul. Ia adalah peristiwa yang merangkai cinta, kenangan, dan ketabahan dalam satu simpul waktu yang abadi.
Dengan gaun putih sederhana yang membalut langkahnya, Megawati memasuki Masjid Roudhotul Muchlisin, menggenggam erat foto mendiang sang ayah. Ia tak sendiri, namun juga tak sepenuhnya utuh; separuh hatinya tertinggal bersama kenangan pria pertama yang mengajarinya berani. Di barisan depan, sang ibu, keluarga, dan sahabat-sahabat dekat menyaksikan putri yang selama ini dikenal kuat di lapangan, kini memekik haru dalam balutan doa dan restu.
Mahar pernikahan mereka sederhana: seperangkat alat salat, uang tunai Rp4.725.000, dan emas 8 gram. Namun nilai dari ikatan itu jauh melampaui simbol materi. Ini adalah pernikahan dua insan yang ditempa oleh jarak dan karier. Antara Indonesia dan Korea Selatan, antara jadwal latihan yang padat dan pertandingan internasional, Megawati dan Dio merajut cinta seperti atlet merancang strategi: sabar, disiplin, dan penuh determinasi.
Pasangan ini memilih untuk tidak menunda. Mereka tahu betul bahwa waktu bisa kapan saja berpaling. Di tengah euforia masyarakat yang menyambut kabar pernikahan ini, Megawati memastikan: ia tidak sedang pamit dari voli. Ia justru bersiap menorehkan babak baru di kancah internasional bersama klub Turki, Manisa BBSK. Dalam dirinya, peran istri bukan batas, tapi fondasi untuk melangkah lebih kuat.
Hari itu, publik voli Indonesia tidak hanya menyaksikan seorang atlet mengikat janji, tapi juga seorang perempuan yang memilih untuk terus berjuang di dua arena sekaligus: rumah dan dunia. Dan seperti biasa, Megatron tidak pernah benar-benar berhenti bertarung—ia hanya mengganti medan pertempuran.











Tinggalkan Balasan