Bacatren, SURABAYA – Di balik deru mesin dan denting roda baja yang melaju di jalur-jalur rel, ada semangat baru yang menyapa masa libur sekolah.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya tengah merajut kenangan liburan yang berbeda. Dalam kampanye bertajuk Schooliday, suasana ceria meluap dari livery bermotif kartun jumbo yang menghiasi rangkaian kereta favorit seperti Argo Wilis, Turangga, hingga Blambangan Ekspres.

Karakter ikonik seperti Sibedil, Tuti and Friends, dan Kartun Gak Jelas tak lagi menghuni layar digital, melainkan menjadi petugas KAI bergaya ramah dan cekatan yang siap menemani perjalanan keluarga. Inisiatif ini bukan hanya soal estetika, tapi juga soal membangun pengalaman visual yang dekat dan menyenangkan, khususnya bagi penumpang anak-anak.

“Kami ingin liburan sekolah menjadi momen yang tak terlupakan di atas kereta api. Karakter-karakter ini hadir untuk menyemarakkan suasana dan menjalin keakraban,” ujar Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya.









Nuansa tematik juga terasa di stasiun-stasiun utama seperti Surabaya Gubeng, Pasar Turi, dan Malang. Standing figure, photobooth, hingga gate tematik dengan visual seperti Pionicorn dan Komik Ga Jelas menjadi titik temu antara dunia nyata dan dunia kartun. Anak-anak pun larut dalam dunia fantasi, menjadikan stasiun bukan sekadar titik keberangkatan, tapi ruang bermain kreatif.

Menambah semarak liburan, KAI menghadirkan diskon 30% untuk tiket kereta jarak jauh kelas Ekonomi komersial, berlaku hingga 31 Juli 2025, tersedia di aplikasi Access by KAI, laman kai.id, dan mitra penjualan resmi lainnya.

Lonjakan penumpang pun tercatat selama akhir pekan liburan sekolah: lebih dari 139 ribu orang naik dan turun di wilayah Daop 8 hanya dalam tiga hari, dari Jumat (4/7) hingga Minggu (6/7).

Hari Jumat menjadi puncak arus, dengan lebih dari 47 ribu penumpang, diikuti dua hari akhir pekan dengan volume yang hampir setara. Kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Ketapang menjadi destinasi favorit, dengan kereta unggulan seperti KA Airlangga, Pasundan, Probowangi, dan Malabar membawa gelombang keluarga menuju pengalaman tak terlupakan.

“Kami harap pengalaman ini meninggalkan kesan hangat bagi setiap keluarga,” tutup Luqman.