Tangis Bahagia di Tanah Suci, Bayi Lahir Prematur Bawa Keajaiban di Tengah Ibadah Haji
Bacatrend, Surabaya – Diantara jutaan langkah kaki yang menapak tanah suci Makkah, satu tangis mungil pecah di tengah malam, menggema di lorong sunyi rumah sakit.
Tangis itu bukan sembarang tangis—ia adalah pertanda hadirnya keajaiban dari langit. Nu’aim bin Fachrizal Rahmat, bayi lelaki yang lahir prematur dengan berat hanya 1,2 kilogram, telah membuka matanya untuk pertama kali di tempat paling suci umat Islam, tepat pukul 00.00 waktu Arab Saudi, pada 13 Juni 2025.
Anak dari pasangan Fahr Rizal Rahmat dan Tristy Erlinwati ini lahir saat sang ibu tengah menunaikan ibadah haji, perjalanan spiritual yang menjadi impian setiap Muslim. Siapa sangka, dari rahim yang kuat dan doa-doa yang tak putus dipanjatkan, lahirlah Nu’aim—hadiah ilahi yang datang lebih cepat dari waktunya.
“Alhamdulillah, proses kelahiran berjalan lancar. Bayi dalam keadaan sehat,” ujar Achmad Sruji Bahtiar, Kepala PPIH Debarkasi Surabaya, dengan mata berkaca-kaca.
Ia menyebut bahwa sang ibu saat berangkat ke Tanah Suci berada dalam usia kehamilan sekitar 14–26 minggu, dan telah mendapat izin medis untuk terbang.
Namun tak ada yang menyangka, janin dalam kandungan itu akan memilih hadir ke dunia











Tinggalkan Balasan