Bacatrend, Jakarta – Tiga anggota DPR RI, Uya Kuya, Eko Patrio, dan Nafa Urbach, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Indonesia, menyusul gelombang kritik atas pernyataan dan sikap mereka yang dinilai tidak sensitif terhadap kondisi sosial.

Permintaan maaf disampaikan melalui akun media sosial masing-masing, setelah sebelumnya mereka menjadi sorotan publik terkait komentar soal tunjangan rumah DPR dan respons terhadap demonstrasi yang meluas di berbagai daerah.

Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf dalam sebuah video yang diunggah di Instagram. “Saya menyadari sepenuhnya bahwa situasi ini membawa luka bagi bangsa, terlebih bagi keluarga korban yang kehilangan orang tercinta maupun yang harus menanggung penderitaan akibat benturan yang terjadi,” ujarnya.

Uya Kuya juga menyampaikan permintaan maaf melalui akun @king_uyakuya. “Saya Uya Kuya, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, tulus dari hati saya yang paling dalam, untuk seluruh masyarakat Indonesia atas apa yang terjadi beberapa hari terakhir ini,” katanya.









Sementara itu, Nafa Urbach menyampaikan permintaan maaf sambil menahan tangis. “Saya Nafa Indria Urbach meminta maaf yang sebesar-besarnya atas setiap perkataan yang keluar dari mulut saya yang menyakiti hati masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Ketiganya menyatakan akan melakukan introspeksi dan berkomitmen untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Permintaan maaf ini muncul di tengah desakan publik agar mereka mundur dari jabatan legislatif. Analis komunikasi politik Hendri Satrio menyebut langkah tersebut belum cukup untuk meredakan kemarahan masyarakat. “Mereka harusnya mendengarkan rakyat dengan mundur dari kursi mereka, atau selamanya akan terus terjadi situasi seperti saat ini,” ujarnya.

Hingga Minggu dini hari, tagar #MundurDariDPR masih menjadi tren di media sosial, menandakan tekanan publik yang belum mereda.