Warga Diiming-imingi Minyak Goreng Murah, Syarat: Serahkan KTP dan Scan Wajah
Bacatrend, Lumajang — Sejumlah warga Desa Salak, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, melaporkan adanya penjualan minyak goreng murah oleh orang tak dikenal yang disertai permintaan data pribadi. Minyak goreng tersebut ditawarkan dengan harga Rp 7.000 hingga Rp 10.000 per liter, jauh di bawah harga pasar.
Namun, untuk mendapatkan minyak tersebut, warga diminta menyerahkan fotokopi KTP dan melakukan verifikasi wajah melalui foto selfie. Praktik ini memicu kekhawatiran akan potensi penyalahgunaan data pribadi.
Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, membenarkan laporan tersebut. “Pada tanggal 19 Agustus, Polres Lumajang menerima pengaduan dari warga masyarakat Randuagung terkait adanya penjualan minyak goreng dengan harga Rp 7 ribu sampai Rp 10 ribu, tapi harus bawa KTP dan scan wajah,” ujar Untoro.
Polisi telah memeriksa sembilan orang yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa para pelaku bukan warga Lumajang dan menggunakan aplikasi dompet digital untuk melakukan verifikasi wajah. Beberapa warga juga melaporkan bahwa data mereka telah terdaftar dengan nomor telepon yang bukan milik mereka.
Polres Lumajang masih mendalami apakah praktik ini merupakan modus penipuan atau bentuk pelanggaran privasi. Pihak kepolisian berencana melibatkan saksi ahli untuk menilai aspek hukum dari pengumpulan data tersebut.
Ipda Untoro mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak sembarangan menyerahkan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas identitas dan tujuannya.











Tinggalkan Balasan