Bacatrend, Makassar – Seorang anggota Polri muda berpangkat Bripda berinisial DP dilaporkan meninggal dunia di Asrama Polisi (Aspol) kompleks Polda Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Minggu (22/2).

Korban sempat dikabarkan jatuh sakit usai salat subuh setelah sahur dan langsung dilarikan ke RSUD Daya untuk penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Keluarga korban mengaku awalnya menerima informasi bahwa DP sakit. Namun saat tiba di rumah sakit, mereka menemukan kejanggalan: tubuh korban mengalami memar dan mulutnya mengeluarkan darah.

Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendi, menyatakan pihaknya telah memeriksa enam orang terkait kasus ini.









“Kita belum bisa pastikan, korban pengeroyokan atau bukan. Yang pasti kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang termasuk rekan atau lichtingnya dan seniornya DP. Mungkin bertambah lagi nanti,” ujarnya kepada wartawan di Makassar.

DP diketahui bertugas di Direktorat Samapta Polda Sulsel dan baru berusia 19 tahun. Jenazahnya kini berada di RS Bhayangkara Makassar untuk pemeriksaan lanjutan oleh Biddokkes.

Polda Sulsel menyatakan akan mendalami semua kemungkinan, termasuk dugaan penganiayaan dan pelanggaran disiplin dalam lingkungan asrama kepolisian.