Bacatrend, SURABAYA — Sejumlah lampu dekoratif yang mempercantik kawasan Kota Lama Surabaya dilaporkan hilang, diduga akibat pencurian. Insiden ini terjadi di Jalan Panggung, Kelurahan Nyamplungan, Kecamatan Pabean Cantikan, dan berdampak pada terganggunya pencahayaan malam hari di area tersebut.

Lampu-lampu yang dirancang dengan tampilan artistik dan menyala otomatis saat malam kini tampak rusak karena beberapa komponennya hilang. Kondisi ini membuat suasana eksotis yang biasa hadir di Jalan Panggung menjadi redup.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyayangkan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa lampu-lampu itu dibeli menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendukung sektor pariwisata dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Lampu ini dibeli dari uang rakyat, tujuannya untuk memperindah kota dan menarik wisatawan. Kalau ada yang mencuri, saya minta warga ikut menjaga dan melaporkan,” ujar Eri.









Ia menekankan bahwa keberadaan fasilitas publik seperti lampu dekorasi sangat penting dalam mendukung pergerakan ekonomi lokal. Menurutnya, jika kawasan wisata tertata dan aman, maka sektor perhotelan dan kuliner akan ikut tumbuh.

“Kalau wisatawan datang, hotel dan rumah makan ikut bergerak. Itu bisa meningkatkan PAD, yang nantinya dipakai untuk pendidikan dan kesehatan gratis,” tambahnya.

Tak hanya lampu, Eri juga mengungkapkan bahwa kabel-kabel di ruang publik turut menjadi sasaran pencurian. Bahkan, kabel yang tertanam di saluran air pun dilaporkan hilang.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Surabaya telah menambah frekuensi patroli dan memperluas sistem pemantauan dengan CCTV. Pemerintah juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menindak pelaku pencurian fasilitas umum.

Meski begitu, Eri kembali mengajak masyarakat untuk aktif menjaga aset kota. “Saya mohon warga Surabaya ikut menjaga. Kalau fasilitas ini terawat, Kota Lama akan makin cantik dan ramai dikunjungi,” tutupnya.