OTT Bupati Ponorogo, KPK Baru Keler 7 Orang ke Jakarta, Siapa Menyusul?
Bacatrend, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Ponorogo, Jawa Timur, yang berhasil mengamankan 13 orang terkait dugaan suap dalam proses mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Dari jumlah tersebut, tujuh orang telah dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebutkan bahwa pihak-pihak yang diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK pada Sabtu pagi (8/11) meliputi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Sekretaris Daerah Agus Pramono, Direktur RSUD, Kepala Bidang Mutasi Setda, serta tiga pihak swasta. Salah satu dari pihak swasta tersebut diketahui merupakan adik kandung Bupati.
“Pihak-pihak yang diamankan dan dibawa ke Jakarta pagi ini yaitu Bupati, Sekda, Dirut RSUD, Kabid Mutasi Setda, dan tiga pihak swasta. Salah satunya merupakan adik Bupati,” ujar Budi Prasetyo kepada wartawan.
Bupati Sugiri Sancoko tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 08.10 WIB. Pemeriksaan terhadap para terduga masih berlangsung, dan KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.
OTT ini diduga berkaitan dengan transaksi suap dalam pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemkab Ponorogo. KPK juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai dalam bentuk rupiah, yang diduga merupakan bagian dari praktik suap.
Kasus ini menambah daftar panjang OTT KPK terhadap pejabat daerah sepanjang tahun 2025, dengan pola dugaan korupsi yang berulang dalam proses birokrasi dan rotasi jabatan.











Tinggalkan Balasan