Polisi Usut Dugaan Pemalsuan Label Produk Impor Terkait Program MBG
Bacatrend, JAKARTA — Polres Metro Jakarta Utara tengah menyelidiki dugaan pemalsuan label asal produk impor pada alat dapur berupa nampan yang ditemukan di sebuah ruko kawasan Ancol, Pademangan. Kasus ini menarik perhatian publik karena barang-barang tersebut diduga berkaitan dengan program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ruko yang diperiksa diketahui milik importir PT LN dan digunakan untuk menyimpan ribuan alat dapur impor. Temuan mencurigakan muncul ketika petugas menemukan dugaan penggantian label asal produk dari “Made in China” menjadi “Made in Indonesia.”
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, Ipda Maryati Jonggi, membenarkan temuan tersebut. “Saat ini, Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait adanya dugaan pergantian label dari made in China menjadi made in Indonesia,” ujarnya kepada wartawan.
Selain label asal produk, penyidik juga menelusuri kemungkinan pemalsuan label Standar Nasional Indonesia (SNI) dan logo halal yang tertera pada produk. Barang-barang tersebut disebut-sebut akan digunakan dalam distribusi logistik program MBG yang digagas pemerintah pusat.
Polisi masih mengumpulkan bukti dan memeriksa pihak-pihak terkait, termasuk pemilik ruko dan importir. Jika terbukti, pelaku dapat dijerat dengan pasal pemalsuan dan pelanggaran perlindungan konsumen.
Program MBG sendiri bertujuan menyediakan makanan sehat bagi anak-anak dan masyarakat rentan. Dugaan pemalsuan dalam pengadaan barang untuk program sosial ini menimbulkan kekhawatiran publik terhadap transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program.











Tinggalkan Balasan