Sejumlah Influencer dan Aktivis Alami Teror, Amnesty Minta Negara Hadir
Bacatrend, Jakarta – Sejumlah influencer dan aktivis di Indonesia mengalami teror berupa ancaman fisik, serangan digital, hingga pengiriman bangkai hewan. Mereka diketahui aktif menyuarakan kritik terhadap penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera.
DJ Donny, seorang influencer musik, menerima paket berisi bangkai ayam disertai pesan ancaman dan rumahnya sempat dilempar bom molotov.
Aktivis Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, juga mendapat kiriman bangkai ayam ke rumahnya. Sementara itu, konten kreator asal Aceh, Sherly Annavita, mengalami serangan digital berupa peretasan akun dan penyebaran fitnah.
Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menegaskan bahwa kasus ini bukan kriminal biasa.
“Masukan mereka memang kritis tapi bukan kriminal, bukan kejahatan. Karena itu negara harus menjamin,” ujarnya. Amnesty menilai teror ini sebagai upaya sistematis menciptakan iklim ketakutan dan membungkam kritik publik.
Wakil Direktur Imparsial, Hussein Ahmad, menyebut pola teror ini mirip dengan praktik intimidasi era Orde Baru. “Ini mencerminkan pola intimidasi yang berulang, seolah negara belum sepenuhnya meninggalkan praktik represif,” katanya.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait pelaku dan motif di balik teror tersebut. Kasus ini menimbulkan kekhawatiran luas di kalangan aktivis dan influencer, yang khawatir ruang publik untuk menyampaikan kritik semakin terancam.












Tinggalkan Balasan