Bacatrend, Bengkulu — Seorang pejabat publik di Kota Bengkulu diduga terlibat dalam kecelakaan maut yang menewaskan seorang warga. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu, Tarzan Naidi, dilaporkan menabrak seorang pria bernama Adi Afrianto (49), warga Kelurahan Pagar Dewa, saat hendak jogging di kawasan Pantai Panjang, Senin pagi (18/8).

Kejadian tragis itu berlangsung sekitar pukul 06.00 WIB. Korban baru saja turun dari mobil ketika kendaraan dinas yang dikemudikan Tarzan melaju kencang dan menabraknya. Adi sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Kasat Lantas Polresta Bengkulu, AKP Aan Setiawan, membenarkan bahwa mobil yang digunakan Tarzan adalah kendaraan dinas berpelat merah. “Mobil melaju dari arah Pasir Putih menuju Sport Center dan menabrak korban saat berusaha menyalip dari sisi kiri,” jelasnya, Selasa (19/08).

Setelah insiden, Tarzan sempat meninggalkan lokasi kejadian. Ia diduga panik dan khawatir diamuk massa yang mulai berdatangan. Mobil yang dikendarainya juga sempat menabrak tiang listrik sebelum akhirnya ditemukan dan diamankan oleh pihak kepolisian.









“Pelaku sudah kami identifikasi dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan. Proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Aan.

Tarzan Naidi diketahui menjabat sebagai Kepala DKP Bengkulu sejak 2022. Ia kerap tampil dalam kegiatan dinas dan aktif di media sosial. Namun, insiden ini memicu sorotan tajam terhadap etika dan tanggung jawab pejabat publik, terutama dalam penggunaan fasilitas negara.

Pihak kepolisian memastikan akan mengusut kasus ini secara transparan dan profesional. Sementara itu, masyarakat Bengkulu menuntut kejelasan hukum dan akuntabilitas atas peristiwa yang merenggut nyawa warga sipil.