Tak Terima Mantan Kekasih Dalam Pelukan Lelaki Lain, Belati pun Ditancapkan Di Kepala
Bacatrend, Batam — Rasa cemburu yang membuncah berubah menjadi tragedi berdarah di Perumahan Family Dream, Kecamatan Nongsa, Batam. MY (31), pria asal Tanjung Batu, Karimun, tega membunuh mantan kekasih gay-nya AS (22) setelah memergoki korban berpelukan dengan pria lain yang disebut sebagai pasangan barunya.
Kepala Polresta Barelang Kombes Anggoro Wicaksono menyatakan bahwa motif pembunuhan dipicu oleh sakit hati dan kecemburuan. “Motifnya cemburu,” ujarnya.
MY yang baru seminggu berada di Batam, sebelumnya bekerja di Bali, mengaku pernah menjalin hubungan dengan AS selama tujuh bulan. Meski hubungan telah berakhir, MY merasa dikhianati setelah mengetahui AS memiliki kekasih baru.
Dalam pemeriksaan, MY mengaku beberapa kali mengirimkan uang kepada AS untuk membeli sepeda motor dan melunasi utang. Ia kemudian mencari informasi keberadaan AS dari teman-temannya di Batam, hingga akhirnya melacak lokasi korban melalui fitur berbagi lokasi WhatsApp.
Pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB, MY sempat mengikuti AS ke sebuah minimarket di Batu Besar, Nongsa, namun membatalkan niat menyerang karena lokasi ramai. Ia kemudian melanjutkan pencarian dan menemukan titik lokasi korban di sebuah rumah di Perumahan Family Dream.
Setibanya di lokasi, MY mengambil sebatang kayu berpaku dan batu besar. Saat masuk ke dalam rumah, ia melihat AS sedang berpelukan dengan AB, pria yang disebut sebagai pasangan baru korban. Tanpa ragu, MY langsung menyerang keduanya menggunakan kayu berpaku, lalu menusuk kepala AS dengan pisau dapur yang telah ia siapkan.
AS tewas di tempat kejadian, sementara AB mengalami luka berat dan dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Riau. Polisi telah mengamankan barang bukti berupa kayu berpaku, batu, dan pisau dapur, serta menetapkan MY sebagai tersangka pembunuhan berencana.
“Tersangka dan barang bukti telah kita amankan,” pungkasnya.












Tinggalkan Balasan