Bacatrend, Jombang — Buah krai, kerabat dekat mentimun yang populer di wilayah Jawa Timur, khususnya Banyuwangi dan sekitarnya, bukan hanya menyegarkan saat dijadikan takjil Ramadan. Di balik kesederhanaannya, buah ini menyimpan beragam manfaat kesehatan yang mulai menarik perhatian masyarakat luas.

Kandungan air yang tinggi menjadikan krai sebagai pilihan ideal untuk menjaga hidrasi tubuh, terutama di tengah cuaca panas atau setelah berpuasa. Selain itu, buah ini juga kaya serat yang membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.

Tak hanya itu, krai juga berperan sebagai detoks alami. Kombinasi air dan seratnya mendukung proses pengeluaran racun dari tubuh melalui sistem ekskresi. Kandungan vitamin C dalam krai berfungsi sebagai antioksidan yang membantu mencerahkan kulit dan meningkatkan produksi kolagen.

“Buah krai sangat cocok untuk program diet. Rendah kalori, tinggi serat, dan memberi rasa kenyang lebih lama,” ujar dr. Rina Kusuma, ahli gizi dari Surabaya.









Krai juga mengandung vitamin K yang penting untuk kesehatan tulang, serta antioksidan yang memperkuat sistem imun tubuh. Dengan segudang manfaat tersebut, krai layak menjadi bagian dari pola makan sehat masyarakat.

Di pasar tradisional Mojoagung, buah krai dijual dengan harga terjangkau dan kerap diolah menjadi es buah atau direbus sebagai camilan sehat. “Kalau Ramadan, krai pasti laris. Segar dan bikin kenyang,” kata Siti Aminah, pedagang buah di Pasar Mojoagung.