Alex Pereira Ingin Sabuknya Kembali, Siap Rebut Rematch Lawan Ankalaev
Bacatrend – Alex Pereira bertekad merebut kembali gelar juara kelas berat ringan UFC setelah kekalahannya dari Magomed Ankalaev di UFC 313. Dalam pertarungan tersebut, Pereira gagal mempertahankan sabuknya setelah kalah melalui keputusan mutlak juri.
Berbicara di The Ariel Helwani Show, Pereira mengakui itu bukan performa terbaiknya. “Itu hari yang buruk bagi saya,” ujarnya melalui penerjemah Plinio Cruz. Meski demikian, ia tetap yakin bahwa telah melakukan cukup banyak untuk menang.
Evaluasi dan Adaptasi
Pereira dan timnya percaya bahwa ia memenangkan ronde pertama, ketiga, dan kelima. Namun, juri hanya memberikan ronde pertama dan kelima untuknya, sementara ronde ketiga dimenangkan Ankalaev secara mutlak.
Salah satu sorotan dalam pertarungan itu adalah keberhasilan Pereira dalam bertahan dari 12 percobaan takedown Ankalaev, membuktikan perkembangan grappling-nya. “Banyak orang meragukan saya, tapi saya menunjukkan kemajuan,” katanya. Namun, ia mengakui bahwa ancaman takedown membuatnya lebih pasif dalam menyerang.
Bantah Tuduhan Kecurangan
Usai pertarungan, tim Ankalaev menuduh Pereira menggunakan pelumas untuk menghindari takedown. Ia membantah keras tuduhan tersebut. “Mereka hanya mencari alasan,” tegasnya.
Persiapan untuk Rematch
Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Pereira sejak naik ke kelas berat ringan pada 2023. Ia dikenal sebagai petarung aktif dengan jadwal pertahanan gelar yang padat. Namun, rumor menyebutkan ia bertarung dalam kondisi cedera dan terkena norovirus. Pereira mengonfirmasi bahwa ia mengalami cedera, tetapi menolak menjadikannya alasan.
Kini, fokusnya adalah mendapatkan rematch. CEO UFC Dana White dan Ankalaev sendiri telah menyatakan kesiapan untuk pertarungan ulang pada Agustus. Pereira pun menyambut tantangan tersebut.
“Begitu kontrak masuk, saya akan menandatanganinya,” kata Pereira. “Saya punya cukup strategi untuk melakukan apa pun yang saya mau dalam pertarungan ini.”
Masa Depan di UFC
Meski sudah berusia 37 tahun, Pereira belum berencana pensiun dalam waktu dekat. Ia bahkan mempertimbangkan pindah ke kelas berat atau menantang petarung di dunia tinju. “Saya tidak tahu apakah saya akan bertarung setelah 40, tapi saya ingin,” ujarnya.
Apakah Pereira bisa merebut kembali tahtanya? Semua mata kini tertuju pada kemungkinan duel ulang melawan Ankalaev yang diprediksi akan berlangsung panas.





Tinggalkan Balasan