Bacatrend, Surabaya — Upaya menjaga kondusivitas jelang laga panas antara Arema FC dan Persebaya Surabaya terus diperkuat. Perwakilan suporter Aremania dan Bonek dipertemukan dalam audiensi di Mapolda Jawa Timur.

Pertemuan yang difasilitasi Kepolisian Daerah Jawa Timur ini menjadi langkah konkret meredam potensi konflik sekaligus memperkuat komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolda Jatim, Nanang Avianto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran kedua kelompok suporter yang dinilai menunjukkan itikad baik untuk membangun komunikasi positif.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan suporter dalam rangka menjalin silaturahmi dengan Polda Jawa Timur. Kita semua berharap setiap pertandingan sepak bola di Jawa Timur ke depan dapat berjalan dengan suportif dan aman,” ujar Nanang.









Ia menekankan pentingnya mengubah stigma negatif sepak bola menjadi tontonan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Menurutnya, momentum ini juga menjadi bagian dari upaya membangun sepak bola yang lebih humanis pasca tragedi besar yang pernah terjadi di Malang.

Selain itu, Polda Jatim memastikan kesiapan pengamanan pertandingan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan preventif guna mengantisipasi potensi gesekan antar suporter.

“Saya tekankan kepada seluruh suporter agar menjunjung tinggi sportivitas dan tidak membawa rivalitas di luar lapangan,” tegasnya.

Nanang menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola harus diimbangi dengan penyelenggaraan yang profesional, sehingga dapat memberikan dampak positif, termasuk terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, perwakilan Bonek, Rafika, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mendukung terciptanya suasana damai.

“Bonek Mania dan Aremania siap menjaga stabilitas kamtibmas di Jawa Timur. Kami sepakat tidak ada lagi rivalitas di luar lapangan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan perwakilan Aremania, Gozali, yang menegaskan komitmen untuk bangkit dan memperkuat sinergi antar suporter.

“Aremania ingin bangkit dari trauma. Kami berkomitmen menjaga kondusivitas dan siap mengawal perjalanan tim Persebaya menuju Malang,” katanya.

Audiensi ini menjadi simbol komitmen bersama bahwa rivalitas antara suporter Arema FC dan Persebaya Surabaya dapat diarahkan ke arah yang lebih positif demi terciptanya sepak bola Jawa Timur yang aman, tertib, dan berkelas.