Bacatrend, Lisbon — Jose Mourinho menutup pintu untuk kembali melatih Real Madrid, meski tekanan terhadap pelatih saat ini, Xabi Alonso, semakin meningkat. Dalam konferensi pers jelang laga Liga Champions antara Benfica dan Napoli, Mourinho yang kini menangani Benfica menyatakan bahwa masa kepelatihannya di Santiago Bernabeu sudah berakhir.

“Itu bab yang sudah tertutup; justru Anda yang membukanya lagi,” ujar Mourinho saat ditanya apakah ia tertarik kembali ke Real Madrid, seperti dikutip dari beIN Sport, Rabu (10/12).

Mourinho pernah melatih Los Blancos selama tiga musim (2010–2013) dan mencatatkan sejumlah prestasi gemilang. Di bawah kepemimpinannya, Real Madrid meraih gelar LaLiga 2011/12 dengan rekor 100 poin, Copa del Rey 2011, dan Supercopa de España 2012. Meski masa jabatannya diwarnai konflik internal, terutama dengan beberapa pemain senior dan media Spanyol, Mourinho tetap dikenang sebagai pelatih yang mengubah dinamika El Clasico dan membawa intensitas tinggi ke ruang ganti Madrid.

Penolakan Mourinho muncul di tengah sorotan terhadap Xabi Alonso, yang baru menjabat sebagai pelatih Real Madrid musim ini. Serangkaian hasil buruk di LaLiga dan Liga Champions membuat posisinya mulai dipertanyakan, meski manajemen klub belum memberikan sinyal akan melakukan pergantian.









Mourinho menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah membangun proyek jangka panjang bersama Benfica. Ia juga menyatakan tidak tertarik membuka kembali bab lama bersama klub yang pernah ia tangani, meski rumor kembalinya ke Bernabeu sempat menguat di media Spanyol dan Portugal.

Dengan pernyataan tegas tersebut, Mourinho sekaligus meredam spekulasi yang menyebut dirinya sebagai kandidat pengganti Alonso. Real Madrid kini harus mencari solusi internal untuk mendukung sang pelatih muda atau mempertimbangkan opsi lain jika performa tim tidak segera membaik.