Bacatrend, Barcelona – Tim nasional Spanyol harus puas bermain imbang 0-0 melawan Mesir dalam laga persahabatan di Stadion RCDE, Barcelona, Rabu (1/4) dini hari. Mesir tampil disiplin meski harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-84 setelah Hamdy Fathy menerima kartu kuning kedua. Keunggulan jumlah pemain gagal dimanfaatkan oleh La Roja yang tampil dominan sepanjang pertandingan.

Spanyol menguasai jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 61 persen dan melepaskan 25 tembakan. Namun, hanya satu yang tepat sasaran. Sebaliknya, Mesir yang lebih banyak bertahan justru mencatat tiga tembakan ke arah gawang. Kiper Mostafa Shobeir menjadi salah satu pahlawan Mesir setelah menggagalkan peluang berbahaya Dani Olmo di babak pertama. Pertahanan rapat Mesir membuat Spanyol frustrasi dan tidak mampu mencetak gol hingga peluit akhir.

Hasil ini menutup rangkaian FIFA Matchday Maret bagi Spanyol. Sebelumnya, tim asuhan Luis de la Fuente menang meyakinkan 3-0 atas Serbia dengan Mikel Oyarzabal mencetak dua gol. Namun, hasil imbang melawan Mesir menunjukkan masih adanya kelemahan di lini serang Spanyol, terutama dalam hal efektivitas penyelesaian akhir. Pelatih de la Fuente perlu segera membenahi masalah ini menjelang Piala Dunia 2026, di mana Spanyol berstatus sebagai salah satu unggulan.

Sementara itu, Mesir mencatat hasil positif dengan tidak terkalahkan sepanjang FIFA Matchday Maret. Setelah menghancurkan Arab Saudi 4-0, tim asuhan Rui Vitória berhasil menahan Spanyol di kandang sendiri. Hasil ini meningkatkan kepercayaan diri Mesir yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia 2026. Pertahanan solid dan performa gemilang Shobeir menjadi modal penting bagi tim Afrika tersebut.









Pertandingan ini menegaskan bahwa Mesir layak diperhitungkan di ajang internasional, sementara Spanyol harus segera menemukan solusi atas masalah efektivitas lini depan. Dengan catatan satu kemenangan dan satu hasil imbang, Spanyol menutup FIFA Matchday Maret dengan evaluasi besar, sedangkan Mesir pulang dengan reputasi meningkat setelah menahan tim peringkat satu FIFA.