Kalimas Timur Disulap dari Tempat Kumuh Jadi Sentra Wisata Kuliner
Bacatrend, Surabaya — Pemerintah Kota Surabaya terus mempercantik kawasan utara, khususnya di sekitar Jalan Kalimas Timur. Dalam dua tahun terakhir, wajah kawasan yang sebelumnya kumuh kini berubah menjadi lebih rapi dan estetik berkat penataan masif yang dilakukan pemkot.
Lurah Nyamplungan, Estu Sulaksono, menjelaskan bahwa penataan dilakukan dengan menyediakan lapak khusus bagi pedagang kaki lima (PKL), sentra kuliner, hingga pemasangan penerangan jalan umum dan lampu hias. PKL yang kini berjualan di Kalimas Timur sebelumnya menempati bahu Jalan KH Mas Mansyur dan kemudian direlokasi ke Serambi Ampel maupun Sentra Wisata Kuliner (SWK) Kalimas Timur.
“Pedagang yang direlokasi ke SWK ada dua jenis, yakni kuliner dan perkakas. Jadwalnya dibagi dua sesi, pagi untuk perkakas, sore hingga malam untuk kuliner,” ujar Estu.
Untuk menarik minat masyarakat, pemkot menambah fasilitas seperti gapura, dermaga perahu hias, tempat penyimpanan rombong PKL, mural, CCTV, hingga lampu hias di sepanjang Kalimas Timur dan Barat. Estu menyebutkan, rencana ke depan adalah mengintegrasikan SWK dengan wisata air dan darat di kawasan Surabaya Utara.
“Harapannya wisata perahu hias di malam hari bisa menarik pengunjung, sekaligus terhubung dengan wisata darat seperti mobil kuno dari Serambi Ampel ke SWK Kalimas Timur,” tambahnya.
Selain penataan fisik, Pemkot Surabaya juga mendorong peran generasi muda dalam mengembangkan kawasan. Pemerintah memberikan dana Rp5 juta per RW untuk mendukung kreativitas anak muda. Estu berharap pemuda Nyamplungan dapat menciptakan inovasi kuliner atau wisata tematik yang mampu menggerakkan ekonomi warga.
Dengan penataan berkelanjutan dan dukungan masyarakat, Kalimas Timur diharapkan menjadi destinasi baru yang mempercantik wajah Surabaya Utara sekaligus menghidupkan perekonomian lokal.












Tinggalkan Balasan