Bacatrend, Malang – Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk menurunkan biaya haji bagi jamaah Indonesia melalui pembangunan Kampung Haji di Tanah Suci, Arab Saudi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Mujahadah Kubro memperingati Hari Lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Minggu pagi.

“Nanti dijamin semua jamaah akan mendapat hunian yang layak, tempat yang baik. Tidak usah ragu-ragu lagi, tidak boleh ada macam-macam lagi. Pelayanannya akan terbaik dan saya bertekad menurunkan biaya haji untuk rakyat Indonesia,” kata Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Presiden menjelaskan bahwa Indonesia telah memperoleh kehormatan dan hak untuk memiliki lahan di Kota Suci Mekkah. Lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun Kampung Haji yang diperuntukkan bagi jamaah haji dan umrah asal Indonesia.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada akomodasi sewa yang mahal dan fluktuatif, serta meningkatkan efisiensi logistik dan pelayanan haji.









Direktur Bina Haji Kementerian Agama sebelumnya mencatat bahwa biaya haji tahun 2025 mencapai Rp93 juta per jamaah, dengan subsidi dari nilai manfaat sebesar Rp49 juta. Pembangunan Kampung Haji dinilai dapat menekan komponen biaya akomodasi dan transportasi lokal secara signifikan.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai pembangunan Kampung Haji sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap umat Islam dan pelayanan ibadah yang lebih bermartabat.

Pemerintah akan berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi terkait kepemilikan dan pengelolaan lahan, serta memastikan transparansi dalam pembiayaan dan pengawasan proyek.