Bacatrend, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya resmi membuka pendaftaran Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Kesempatan ini terbuka bagi putra-putri terbaik Kota Pahlawan yang ingin mengabdikan diri sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pendaftaran berlangsung mulai 12 hingga 28 Februari 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman resmi paskibraka.bpip.go.id. Calon peserta juga diwajibkan mengunduh serta melengkapi formulir pendaftaran yang tersedia di tautan s.id/Formulir_Pendaftaran_Paskibraka_Tahun_2026.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, menegaskan bahwa program ini diperuntukkan bagi pelajar kelas X atau sederajat dengan usia 16–18 tahun pada 17 Agustus 2026.

Selain itu, peserta harus memperoleh izin tertulis dari kepala sekolah, persetujuan orang tua atau wali, memiliki nilai akademik minimal baik, serta dinyatakan sehat berdasarkan pemeriksaan medis.









“Seleksi ini tidak hanya menilai kemampuan baris-berbaris, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, akademik, serta kesiapan mental dan kedisiplinan peserta,” ujar Tundjung.

Persyaratan fisik juga menjadi bagian penting. Untuk pelajar putra, tinggi badan minimal 170 sentimeter dan maksimal 180 sentimeter.

Sedangkan untuk pelajar putri, tinggi badan minimal 165 sentimeter dan maksimal 175 sentimeter. Semua persyaratan wajib dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan pemerintah.

Peserta yang lolos nantinya akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan, pengukuhan, hingga bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan. Mereka juga akan mendapatkan pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan sebagai bekal kepemimpinan.

Dalam proses pendaftaran, calon peserta diwajibkan membuat akun dan mengunggah dokumen persyaratan secara daring.

Dokumen tersebut meliputi foto formal berseragam sekolah, Kartu Keluarga, surat izin kepala sekolah, persetujuan orang tua/wali, rapor dengan nilai akademik minimal baik, surat keterangan sehat dari dokter pemerintah, hingga pernyataan kesehatan gigi dan mulut.

“Seluruh dokumen pernyataan tersebut digabung dalam satu berkas untuk diunggah melalui aplikasi Transparansi Paskibraka,” tambah Tundjung.

Pemkot Surabaya berharap program ini menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan generasi muda.

“Melalui Paskibraka, generasi muda diharapkan tidak hanya tampil membawa Sang Saka Merah Putih dengan penuh kebanggaan, tetapi juga menjadi teladan dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air,” pungkasnya.