Bacatrend, Tuban – Sebuah video yang memperlihatkan ulat masih menempel di sayuran dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tuban ramai diperbincangkan di media sosial.

Rekaman tersebut menunjukkan tumpukan sayur hijau yang dimasak, namun masih terdapat ulat yang belum terpisah dari bahan makanan.

Peristiwa itu diketahui terjadi di SDN Desa Compreng, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Dalam tayangan video, menu MBG yang dibagikan kepada siswa terdiri dari mie dengan campuran sawi, potongan semangka, dan saus sambal kemasan. Namun, perhatian publik tertuju pada keberadaan ulat yang tampak jelas di antara sayuran.

Camat Widang, Suwarno, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut bahwa ulat yang terlihat dalam video kemungkinan ikut terendam saat proses memasak, namun masih tampak menempel saat makanan disajikan.









“Itu hanya ditemukan pada satu porsi saja, dan langsung kami tindak lanjuti dengan mengganti menu,” ujar Suwarno.

Pihak kecamatan segera berkoordinasi dengan penyedia makanan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang. Suwarno menekankan pentingnya ketelitian dalam pengolahan bahan makanan, terutama dalam program yang menyasar anak-anak sekolah.

“Kami sudah mengingatkan sejak awal agar penyedia makanan mengikuti SOP dengan ketat. Kejadian ini harus jadi bahan evaluasi agar kualitas program tetap terjaga,” tegasnya.

Program MBG merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk meningkatkan gizi anak sekolah. Meski insiden ini bersifat lokal dan terbatas, sorotan publik menunjukkan pentingnya pengawasan ketat dalam pelaksanaan di lapangan.