Alternatif Pembayaran Parkir Non-Tunai, Dishub Siapkan Voucher Suroboyo
Bacatrend, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya tengah mempersiapkan sistem pembayaran parkir baru berupa Voucher Parkir Suroboyo yang akan diterapkan di seluruh titik Parkir Tepi Jalan Umum (TJU). Berbeda dari karcis konvensional, voucher ini dicetak menggunakan kertas berstandar keamanan tinggi dari Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) untuk mencegah pemalsuan dan meningkatkan transparansi transaksi.
Kepala UPT Parkir TJU Dinas Perhubungan Surabaya, Jeane Mariane Taroreh, menjelaskan bahwa voucher tersebut dilengkapi dengan nomor seri, QR Code, dan informasi tarif yang tercetak langsung pada lembaran. “Voucher ini sudah memenuhi standar Peruri, ada nomor serinya untuk roda dua dan roda empat. QR Code juga menunjukkan fungsi voucher dan tarifnya, Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil,” ujar Jeane.
Desain dan tekstur voucher dibuat berbeda dari karcis biasa, dengan tiga bagian yang bisa disobek sesuai kebutuhan transaksi. Satu bagian diserahkan ke gerai penjual, sementara dua lainnya digunakan oleh pengguna jasa parkir saat membayar ke petugas. “Voucher ini berfungsi sebagai karcis sekaligus pengganti uang. Sebagian diberikan ke petugas, sebagian disimpan sebagai bukti,” jelasnya.
Jeane menilai sistem ini dapat mengurangi pelanggaran seperti penarikan tarif tanpa karcis oleh juru parkir. Selain itu, penggunaan voucher juga mempermudah masyarakat yang tidak menggunakan metode pembayaran digital. “Ini untuk menghindari praktik yang tidak diinginkan dan mempermudah masyarakat, terutama yang tidak punya e-Tol atau tidak membawa handphone,” katanya.
Voucher Parkir Suroboyo nantinya akan tersedia di berbagai gerai ritel modern di Surabaya. Dishub juga tengah menyiapkan skema bundling, di mana pembelian dalam jumlah tertentu akan mendapat tambahan voucher gratis. “Kalau beli 10 lembar, gratis dua lembar. Berlaku kelipatannya,” pungkas Jeane.












Tinggalkan Balasan