Bacatrend, Surabaya – Ikatan Alumni Magister Manajemen Universitas Ciputra (IKA MM UC) menggelar kegiatan sosial bertajuk “Alumni Peduli Ojek Online – Ride to Hope” sebagai bentuk kepedulian terhadap para perempuan yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online. Program yang berlangsung di Plaza Universitas Ciputra, Surabaya, itu menyasar 100 pengemudi ojol perempuan dengan memberikan berbagai bantuan untuk mendukung aktivitas mereka sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, para penerima manfaat memperoleh paket bantuan yang terdiri atas helm keselamatan, paket sembako, pengisian bahan bakar minyak (BBM) gratis, serta tas sekolah untuk anak-anak mereka. Acara juga diisi dengan seremoni penyerahan bantuan secara simbolis dan touring bersama menuju stasiun pengisian bahan bakar sebagai representasi semangat kebersamaan dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara IKA MM Universitas Ciputra, Universitas Ciputra, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya. Sinergi tersebut menjadi wujud dukungan terhadap perempuan yang berperan besar dalam menopang perekonomian keluarga melalui sektor informal.

Ketua IKA MM Universitas Ciputra, Malik Atmadja, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen alumni untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat di luar lingkungan akademik.









“Sebagai alumni, kami percaya bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan bahwa para pengemudi ojek online perempuan adalah sosok-sosok tangguh yang layak mendapatkan apresiasi. Kami berharap langkah kecil ini dapat menjadi awal dari lebih banyak kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Malik.

Rektor Universitas Ciputra, Prof. Dr. Wirawan Endro Dwi Radianto, M.ScA., CA., Ak., menilai program tersebut sejalan dengan nilai yang selama ini dikembangkan kampus, yakni membentuk lulusan yang tidak hanya memiliki jiwa kewirausahaan, tetapi juga kepedulian terhadap persoalan sosial.

“Universitas Ciputra tidak hanya berfokus pada penciptaan entrepreneur, tetapi juga membentuk pemimpin yang memiliki kepedulian sosial. Kami bangga melihat alumni mampu menghadirkan program yang menyentuh langsung masyarakat. Sinergi antara kampus, alumni, pemerintah, dan berbagai pihak seperti ini merupakan contoh nyata bagaimana pendidikan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan,” katanya.

Apresiasi juga datang dari Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Forum PUSPA) Kota Surabaya, Rini Indriyani. Menurutnya, perhatian kepada perempuan yang bekerja di sektor informal sangat penting mengingat peran mereka tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai penopang kehidupan keluarga.

“Perempuan memiliki peran yang sangat besar, baik di dalam keluarga maupun di ruang publik. Pengemudi ojek online perempuan adalah contoh perempuan tangguh yang setiap hari berjuang untuk keluarganya. Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa ketika pemerintah, dunia pendidikan, organisasi alumni, dan masyarakat berjalan bersama, akan lahir lebih banyak ruang yang mendukung perempuan untuk terus berkembang dan semakin berdaya,” ungkap Rini.

Mengusung tema “Ride to Hope”, kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai aksi berbagi bantuan, tetapi juga sebagai simbol semangat gotong royong dalam menghadirkan harapan baru bagi para pengemudi ojek online perempuan.

IKA MM Universitas Ciputra berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai komunitas, institusi pendidikan, maupun organisasi lainnya untuk menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.