Bacactrend, Surabaya – Malang Raya menyambut dengan gegap gempita dimulainya Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur ke-XI. Sorotan utama jatuh pada kirab obor yang digelar pada Minggu sore, 22 Juni 2025—momen ikonik yang memadukan tradisi, semangat sportivitas, dan inovasi.

Api PORPROV kali ini diambil dari salah satu situs legendaris di Pamekasan, Madura, yaitu Api Tak Kunjung Padam—lambang kekekalan semangat dan tekad. Api itu kemudian diarak menuju Gedung Negara Grahadi di Surabaya, menciptakan rute yang tak sekadar simbolik, tetapi juga menyambungkan semangat olahraga dari pulau ke daratan.

Yang menarik, kirab ini turut melibatkan komunitas Brotherhood Motor Listrik, menambahkan sentuhan modern sekaligus ramah lingkungan dalam perjalanan estafet tersebut.

Di Surabaya, api disambut langsung oleh Plt. Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang menyebut peristiwa ini sebagai tonggak pembuka PORPROV Jatim XI. “Kirab obor dari Pamekasan ini bukan sekadar tradisi, tetapi lambang perjuangan para atlet dan semangat kebersamaan kita,” ujarnya dalam sambutan.









Emil juga mengapresiasi kerja sama lintas daerah yang membuat ajang ini terlaksana. Sebanyak 22.000 atlet dari 38 kabupaten/kota dipastikan ambil bagian dalam ajang olahraga terbesar di Jawa Timur ini.

Namun perjalanan obor belum usai. Dari Surabaya, ia akan melintasi Kabupaten Malang, menyusuri Kota Batu, dan akhirnya tiba di Kota Malang. Puncak kirab akan berlangsung pada 28 Juni 2025, saat api disulut di Stadion Gajayana, menandai seremoni pembukaan resmi oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Lebih dari sekadar tradisi, obor PORPROV tahun ini menjadi simbol energi kolektif yang menyatukan setiap sudut provinsi dalam semangat fair play dan persaudaraan.