Bacatrend, SURABAYA — Dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-80, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan sosial berupa Bazar UMKM dan layanan khitan gratis pada Selasa (22/7). Acara ini berlangsung di pelataran kantor Kanwil Kemenkum Jatim dan mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan.

Kepala Kanwil, Haris Sukamto, hadir bersama jajaran pejabat tinggi pratama, staf manajerial dan non-manajerial, serta sejumlah perwakilan dari Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Jawa Timur. Dalam pidatonya, Haris menyampaikan apresiasi kepada para mitra kerja atas terselenggaranya kegiatan ini, khususnya kepada INI Jatim yang turut mendukung penuh program khitan gratis bagi masyarakat.

“Kami sangat menghargai komitmen seluruh pihak yang ikut terlibat dalam kegiatan sosial ini. Dukungan Pengwil Jatim INI sangat berarti, terutama untuk pelaksanaan khitan gratis yang menyasar keluarga yang membutuhkan,” ungkap Haris.

Ia juga berharap program tersebut memberikan manfaat konkret, baik bagi pelaku UMKM yang menjadi motor penggerak ekonomi lokal, maupun bagi warga yang memanfaatkan layanan khitan tanpa biaya. Menurut Haris, kegiatan ini mencerminkan kepedulian sosial dan memperkuat hubungan kerja antar pegawai serta mitra eksternal.









Sebanyak 15 keluarga tercatat mengikuti program khitan gratis yang terlaksana berkat kerjasama dengan Rumah Sakit PHC Surabaya. Sebanyak tujuh tenaga medis, termasuk dokter profesional, dilibatkan untuk menjamin proses khitan berlangsung higienis dan aman.

Di sisi lain, bazar UMKM turut memeriahkan suasana dengan menghadirkan 10 pelaku usaha lokal dan anggota Dharma Wanita. Mereka memamerkan aneka produk, mulai dari makanan tradisional, kuliner siap saji, hingga minuman segar yang menarik perhatian pengunjung.

Seorang peserta khitan, bocah delapan tahun bernama Tegas, menyambut program ini dengan gembira. “Sudah pengen khitan sejak tahun lalu. Alhamdulillah akhirnya bisa, dan tempatnya di Kanwil Kemenkum Jatim,” tuturnya polos namun antusias.

Kegiatan ini diharapkan menjadi tradisi tahunan yang memperkuat sinergi antara Kemenkum Jatim, mitra kerja, dan masyarakat sekitar, sekaligus menghidupkan semangat pengabdian institusional di momentum Hari Pengayoman.