Bekicot, Kuliner Bergizi Tinggi yang Mendunia
Bacatrend, Kediri – Bekicot, hewan berlendir yang dulu dianggap menjijikkan, kini menjelma menjadi bahan pangan bergizi tinggi dan kuliner khas yang mendunia.
Di berbagai daerah seperti Kediri dan Magetan, bekicot bukan hanya dikonsumsi sebagai alternatif protein, tetapi juga menjadi ikon kuliner lokal yang menarik perhatian wisatawan dan pecinta makanan ekstrem.
Kandungan gizinya cukup mengesankan: dalam 100 gram daging bekicot mentah, terdapat sekitar 90 kalori, 12–14 gram protein, 1,4 gram lemak, dan 2 gram karbohidrat.
Selain itu, bekicot kaya akan kalsium, zat besi, vitamin B kompleks, serta asam amino esensial yang penting untuk pertumbuhan dan regenerasi sel. Kandungan antioksidannya juga disebut-sebut mampu membantu melawan radikal bebas dan memperkuat sistem imun.
Di Kediri, Desa Plosokidul menjadi pusat kuliner bekicot sejak 1980-an. Warung Hosana, salah satu pelopor, menyajikan berbagai olahan seperti krengsengan, sate, dan keripik bekicot yang bahkan telah diekspor ke luar negeri.
Sementara di Magetan, bekicot menjadi viral berkat sajian rica dan gorengan yang dipasarkan melalui media sosial. Produk olahan dari daerah ini telah menembus pasar Malaysia, Singapura, Taiwan, hingga Jepang.
Popularitas bekicot sebagai bahan pangan juga didorong oleh kesadaran masyarakat akan manfaatnya bagi kesehatan, terutama sebagai sumber protein rendah lemak dan zat besi alami.
Salah satu resep yang paling digemari adalah sate bekicot khas Kediri. Daging bekicot direbus terlebih dahulu untuk menghilangkan lendir, lalu dimasak dengan bumbu halus dari bawang putih, kemiri, kecap manis, gula merah, dan kaldu bubuk.
Setelah bumbu meresap, daging ditusuk dan dipanggang hingga matang. Sate ini biasanya disajikan dengan sambal kacang dan nasi hangat, menghasilkan cita rasa gurih pedas yang khas.
Meski masih menimbulkan pro dan kontra, bekicot terus menunjukkan potensinya sebagai kuliner bergizi yang layak dikembangkan, baik untuk konsumsi lokal maupun ekspor.











Tinggalkan Balasan