BNPT: 21 Ribu Konten Radikal Ditemukan Sepanjang 2025
Bacatrend, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkapkan Satuan Tugas (Satgas) Kontraradikalisasi mendeteksi 21.199 konten bermuatan intoleransi, radikalisme, dan terorisme sepanjang tahun 2025.
Kepala BNPT Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Eddy Hartono menyampaikan, temuan tersebut merupakan hasil kerja sama lintas lembaga yang melibatkan BNPT, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis TNI (BAIS TNI), Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
“Terhadap konten-konten tersebut Satgas Kontraradikalisasi telah melakukan upaya pemutusan akses kepada Komdigi,” ujar Eddy Hartono.
Satgas mencatat, selain ribuan konten digital, terdapat 137 pelaku aktif di ruang siber yang menyalahgunakan platform daring untuk aktivitas terorisme. Sebanyak 32 orang terpapar radikalisme melalui media sosial, sementara 17 orang terlibat langsung dalam aksi terorisme digital.
Lebih memprihatinkan, BNPT menemukan 112 anak Indonesia terpapar radikalisme lewat media sosial dan game online.
BNPT menegaskan, ruang digital masih menjadi arena utama penyebaran ideologi radikal. Karena itu, selain pemutusan akses, pemerintah menekankan pentingnya literasi digital, kontra-narasi, dan perlindungan anak agar masyarakat tidak mudah terpengaruh propaganda intoleran.












Tinggalkan Balasan