Bacatrend, SURABAYA – Korps Brimob Polri memperingati usia pengabdiannya yang ke-80 tahun dalam sebuah upacara dan syukuran yang digelar di Mako Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur, Jumat (14/11).

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., dan dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pol Dr. Pasma Roice, Dansat Brimob, pejabat utama Polda Jatim, Ketua Bhayangkari Daerah Jatim, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta mitra kamtibmas.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel Brimob yang dinilai konsisten menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Timur. “Selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri. Semoga Brimob, khususnya di Jawa Timur, semakin profesional, modern, dan dicintai masyarakat,” ucapnya.

Mengusung tema “Brimob Presisi untuk Masyarakat”, Kapolda menekankan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan refleksi komitmen untuk menghadirkan pasukan elite Polri yang presisi secara taktis, adaptif terhadap ancaman, dan humanis dalam pelayanan.









Sepanjang tahun, Brimob Jatim terlibat aktif dalam berbagai operasi strategis, seperti Operasi Aman Nusa I untuk pengamanan Pemilu dan Pilpres, termasuk penanganan demonstrasi bereskalasi tinggi. Dalam Operasi Aman Nusa II, Brimob menunjukkan sisi kemanusiaannya melalui penanganan bencana seperti erupsi Semeru, banjir, dan longsor. Sementara Operasi Aman Nusa III menjadi kekuatan cadangan Kapolda dalam menghadapi situasi kontinjensi kamtibmas.

Menjelang peringatan HUT, Brimob Jatim juga menggelar kegiatan sosial seperti donor darah dan khitanan massal sebagai wujud nilai “Setia, Berani, dan Peduli”.

Kapolda Jatim menyampaikan tujuh penekanan strategis kepada personel Brimob, di antaranya memperkuat soliditas internal, menjalin sinergi dengan TNI, BNPT, BNPB, dan pemerintah daerah, menjaga integritas, menghindari sikap arogan, serta meneguhkan loyalitas kepada NKRI, Pancasila, dan UUD 1945.

“Dorong modernisasi peralatan dan optimalisasi PRC serta Jeep Maung, asah kemampuan tempur urban warfare, jungle warfare, dan RASI serta sukseskan pengamanan Pilkada Serentak 2026,” tegas Kapolda.

Dansat Brimob Polda Jatim Kombes Pol Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H., turut menyampaikan makna historis Korps Brimob yang telah delapan dekade berbakti kepada bangsa. Ia membuka sambutan dengan mengulas yel-yel Brimob: “‘Selama Merah Darahku Kujamin Tetap Tegaknya NKRI’ bukan sekadar seruan, melainkan simbol bahwa kesetiaan Brimob tidak pernah berkhianat kepada bangsa dan negara.”

Kombes Suryo menjelaskan bahwa peringatan tahun ini digelar dalam bentuk syukuran sesuai arahan Presiden RI H. Prabowo Subianto, dengan kapasitas sekitar 1.000 personel. Ia menegaskan bahwa tema “Brimob Presisi untuk Masyarakat” juga mencerminkan kontribusi nyata dalam program strategis pemerintah, seperti ketahanan pangan nasional.

“Brimob hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menanam harapan bagi ketahanan bangsa,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh personel untuk adaptif, menjunjung nilai Satya Haprabu, dan menjalankan pesan Presiden agar Polri senantiasa berada di tengah masyarakat. “Sekali melangkah pantang menyerah, sekali tampil harus berhasil. Jadilah Bhayangkara Brimob yang setia tanpa ragu, berbakti tanpa henti,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Suryo menyampaikan terima kasih kepada Kapolda atas tingginya kelulusan personel dalam seleksi PAG dan SBP, serta hibah lahan seluas 5 hektare di Jember untuk pembangunan Mako Kompi Brimob baru.

Sebagai bentuk penghargaan, Korps Brimob memberikan gelar Warga Kehormatan kepada Kabidkum Polda Jatim Kombes Pol Dr. Sugeng Riyadi atas pendampingan hukum dalam tragedi Kanjuruhan. Penghargaan juga diberikan kepada Wali Kota Madiun Dr. Drs. H. Maidi atas hibah sarana Mako Batalyon C Pelopor, serta kepada Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra atas hibah bangunan untuk Kompi 4 Batalyon B Pelopor.