Bacatrend, Surabaya — Saat Ramadan tiba, satu menu dingin selalu jadi primadona di meja berbuka: es campur Surabaya. Di tengah panasnya cuaca Kota Pahlawan, es campur hadir sebagai oase yang menyejukkan, memadukan buah tropis segar, cincau hitam, tape singkong, dan kolang-kaling dalam satu mangkok penuh warna.

“Seteguk pertama es campur setelah seharian berpuasa itu rasanya seperti surga turun ke lidah,” ujar seorang pelanggan di kawasan Tidar. Kesegaran es serut berpadu dengan manis legit gula merah cair dan susu kental manis, membuat tubuh kembali bertenaga setelah menahan dahaga seharian.

Resep Es Campur Surabaya untuk Berbuka Puasa
Bahan:
Es serut secukupnya

100 gr nangka, potong kecil









100 gr alpukat, keruk dagingnya

100 gr kelapa muda, serut tipis

50 gr tape singkong

50 gr cincau hitam, potong dadu

50 gr kolang-kaling, rebus hingga empuk

2 sdm sirup merah (cocopandan atau sesuai selera)

2 sdm susu kental manis

100 ml air gula merah (gula merah direbus dengan sedikit air)

Cara Membuat:
Masukkan buah dan bahan pelengkap (nangka, alpukat, kelapa muda, tape, cincau, kolang-kaling) ke dalam mangkok besar.

Tambahkan es serut hingga menutupi bahan.

Siram dengan sirup merah, susu kental manis, dan air gula merah.

Aduk perlahan agar semua rasa berpadu.

Sajikan segera untuk sensasi segar maksimal.

Mengapa Cocok untuk Ramadan?
Mengembalikan energi: kandungan gula dari buah, tape, dan sirup membantu tubuh cepat bertenaga setelah berpuasa.
Menenangkan dahaga: es serut dingin langsung menyejukkan tenggorokan.
Ritual kebersamaan: es campur sering jadi menu wajib di meja berbuka, dinikmati bersama keluarga dan sahabat.

Es campur Surabaya bukan hanya minuman, melainkan simbol kebahagiaan Ramadan. Dengan bahan sederhana, ia menghadirkan kesegaran yang tak tergantikan, menjadikan momen berbuka puasa lebih hangat dan penuh rasa syukur.