Golkar Evaluasi Status Adies Kadir, Bahlil: Nanti Kita Lihat
Bacatrend, Jakarta — Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia angkat bicara soal status Adies Kadir yang masih menerima gaji sebagai anggota DPR RI, meski telah dinonaktifkan oleh partai.
Dalam pernyataan singkat di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (1/9) kemarin, Bahlil menyebut evaluasi internal akan dilakukan untuk menentukan langkah selanjutnya.
“Iya nanti kita lihat,” ujar Bahlil saat ditanya soal kemungkinan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Adies Kadir.
Bahlil menegaskan bahwa keputusan penonaktifan telah disampaikan oleh DPP Golkar melalui Sekretaris Jenderal partai. Namun, ia belum memastikan apakah langkah PAW akan diambil dalam waktu dekat.
“Kemarin dari DPP Golkar seperti yang sudah disampaikan Sekjen bahwa Pak Adies Kadir sudah dinonaktifkan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan memilih bungkam saat dicecar pertanyaan mengenai status dua kadernya, Eko Patrio dan Uya Kuya, yang juga dinonaktifkan dari keanggotaan DPR RI. Tidak ada pernyataan resmi dari PAN terkait kemungkinan PAW terhadap keduanya.
Penonaktifan sejumlah anggota DPR RI oleh partai politik terjadi di tengah gelombang demonstrasi di berbagai daerah. Aksi protes publik menyoroti perilaku dan pernyataan sejumlah wakil rakyat yang dinilai tidak mencerminkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat. Beberapa anggota yang dinonaktifkan berasal dari berbagai tingkatan, mulai dari anggota biasa, pimpinan komisi, hingga pimpinan DPR RI.
Langkah penonaktifan ini dinilai sebagai respons politik terhadap tekanan publik, namun belum sepenuhnya menjawab pertanyaan soal transparansi anggaran dan legitimasi jabatan. Tanpa proses PAW, anggota yang dinonaktifkan tetap berhak menerima gaji dan fasilitas negara, menimbulkan dilema etis dalam tata kelola parlemen.











Tinggalkan Balasan