Bacatrend, Subang — Sebuah video yang memperlihatkan gumpalan hitam menyerupai awan melayang di atas area persawahan di Kabupaten Subang, Jawa Barat, viral di media sosial dan memicu spekulasi publik. Video tersebut diunggah akun TikTok @infobandungselatan0 dan direkam pada Jumat pagi (24/10).

Dalam video berdurasi 30 detik itu, gumpalan hitam tampak melayang perlahan di udara sebelum jatuh ke permukaan sawah. Warga yang merekam kejadian terdengar memperingatkan orang lain agar berhati-hati karena gumpalan tersebut diduga mengandung racun dan mengeluarkan bau menyengat.

“Sumpah, ini bau banget! Bahkan ada yang bilang bau ini bisa beracun,” tulis pengunggah dalam keterangan video.

Fenomena tersebut langsung menjadi perbincangan warganet, dengan berbagai dugaan mulai dari awan buatan, limbah industri, hingga benda asing.









BMKG: Bukan Awan, Bukan Cuaca
Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu, menyatakan bahwa gumpalan hitam tersebut bukanlah awan atau fenomena atmosfer.

“Berdasarkan hasil kajian awal dari aspek meteorologi, fenomena ini tidak termasuk dalam kejadian alam yang disebabkan oleh proses cuaca, awan, maupun aktivitas atmosfer lainnya,” ujar Teguh Rahayu dalam keterangan resmi.

BMKG menjelaskan bahwa awan terbentuk dari proses kondensasi uap air di atmosfer, dan benda dalam video tidak menunjukkan karakteristik tersebut.

Dugaan Limbah Permukaan
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat menyatakan tengah menelusuri kemungkinan bahwa gumpalan tersebut berasal dari aktivitas permukaan, seperti limbah busa dari proses industri atau domestik yang terbawa angin.

Pihak DLH telah mengirim tim ke lokasi untuk mengambil sampel dan melakukan uji laboratorium terhadap sisa gumpalan yang jatuh ke sawah.