Hari ke-10, 12.140 Jemaah Haji Telah Diberangkatkan
Bacatrend, Surabaya – Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ke-10 dengan capaian signifikan. Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per 30 April 2026, sebanyak 12.140 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci, atau 28 persen dari total rencana pemberangkatan tahun ini.
Total rencana keberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya pada musim haji 1447 H/2026 M mencapai 44.080 orang, terdiri atas 42.109 jemaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 pembimbing ibadah dari KBIHU. Mereka terbagi dalam 116 kelompok terbang (kloter).
Hingga 29 April, jumlah jemaah yang telah berangkat mencapai 11.003 orang dalam 29 kloter. Tambahan keberangkatan sebanyak 1.137 orang dari lima kloter pada hari ke-10 membuat total kumulatif mencapai 12.140 orang dalam 32 kloter. Dari jumlah tersebut, 5.710 laki-laki dan 6.430 perempuan telah diberangkatkan.
Dalam pelaksanaan operasional, tercatat 38 kursi kosong (open seat) akibat berbagai faktor, di antaranya jemaah sakit (8 orang), pendamping (3 orang), tunda keberangkatan (6 orang), perpindahan kloter (18 orang), serta alasan teknis (21 kursi kosong).
Dari aspek ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP), seluruh 27 kloter yang telah diberangkatkan tercatat berangkat tepat waktu tanpa keterlambatan maupun percepatan jadwal.
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa pelaksanaan operasional berjalan optimal berkat sinergi seluruh pihak. “Alhamdulillah, hingga hari ke-10 operasional, proses pemberangkatan jemaah berjalan tertib, lancar, dan seluruh kloter dapat diberangkatkan tepat waktu. Kami terus menjaga kualitas layanan agar seluruh jemaah dapat berangkat dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perhatian terhadap jemaah yang mengalami kendala kesehatan menjadi prioritas utama. “Kami memastikan jemaah yang tertunda keberangkatannya mendapatkan penanganan terbaik di embarkasi, sehingga dapat segera diberangkatkan setelah dinyatakan layak terbang,” tambahnya.
PPIH mencatat 10 jemaah tertunda keberangkatan di Asrama Haji Surabaya, terdiri atas 8 jemaah sakit dan 3 pendamping, sebagian telah diberangkatkan pada kloter berikutnya.
Selain itu, pada 1 Mei 2026 dijadwalkan kedatangan 1.900 jemaah dari lima kloter yang berasal dari Lamongan, Bojonegoro, Jember, Malang, Magetan, Ngawi, Pasuruan, Ponorogo, dan Sidoarjo.
PPIH Embarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk menjaga kenyamanan, keamanan, dan kelancaran ibadah haji melalui pelayanan yang sesuai standar operasional.











Tinggalkan Balasan